iklan

SOSIAL INKLUSIF

Komitmen Konten Lokal Bayu-Undan, ANP dan Santos alihkan insinerator ke MAE

Komitmen Konten Lokal Bayu-Undan, ANP dan Santos alihkan insinerator ke MAE

Otoritas Perminyakan Nasional (ANP), melalui Kementerian Perminyakan dan Sumber Daya Mineral (MPRM), menandatangani perjanjian untuk menyerahkan satu unit mesin insinerator kepada Pemerintah Kota Dili melalui Kementerian Administrasi Negara untuk mendukung pekerjaan pengelolaan limbah di Timor-Leste. Foto Tatoli/Cidalia Fatima

DILI, 23 Desember 2025 (TATOLI) — Otoritas Perminyakan Nasional (ANP) bersama Santos Lda. secara resmi mengalihkan satu unit mesin insinerator kepada Kementerian Administrasi Negara (MAE) sebagai bagian dari komitmen konten lokal Proyek Bayu-Undan guna mendukung pengelolaan limbah di Timor-Leste.

ANP sebagai lembaga publik di bawah Kementerian Perminyakan dan Sumber Daya Mineral (MPRM) menyatakan bahwa pengalihan insinerator ini merupakan tindak lanjut dari Kontrak Kemitraan Bayu-Undan antara ANP dan Santos Lda. yang ditandatangani pada 2023. Komitmen tersebut juga telah tercantum dalam rencana kebijakan pembongkaran (dekomisioning) Proyek Bayu-Undan agar memberikan manfaat langsung bagi negara.

Acara penyerahan dukungan ini didonasikan melalui penandatangan antara Menteri Perminyakan dan Sumber Daya Mineral (MPRM), Francisco Monteiro dan Menteri Administrasi Negara (MAE), Tomás Cabral di Pelabuhan Tibar, Selasa ini.

Perwakilan Santos Timor-Leste, José Lobato, mengatakan bahwa pengalihan insinerator ini bertujuan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam pengelolaan sampah di Kotamadya Dili.

Menurutnya, insinerator tersebut sebelumnya digunakan dalam proyek pembongkaran Bayu-Undan, namun kini tidak lagi diperlukan karena fasilitas penyimpanan terapung (FSO) berada dalam kondisi baik dan telah ditemukan pembeli internasional.


Satu unit mesin insinerator yang diserahkan kepada Pemerintah Kota Dili melalui Kementerian Administrasi Negara. Foto Tatoli/Cidalia Fatima

“Kami senang karena inisiatif ini berkontribusi pada lapangan kerja lokal dan praktik kerja yang bertanggung jawab, sekaligus mendukung pengelolaan limbah yang lebih baik,” katanya.

Sementara itu, Ketua ANP, Gualdino da Silva, menyampaikan apresiasi kepada Santos dan perusahaan patungan Bayu-Undan atas kerja sama yang telah terjalin melalui proses diskusi panjang hingga akhirnya peralatan tersebut dialihkan kepada Timor-Leste.

Ia menjelaskan bahwa pengalihan ini merupakan bagian dari koordinasi kontrak pembongkaran Proyek Bayu-Undan yang nilainya mencapai hampir $1,3 juta dolar AS.

Dilain pihak, Menteri Perminyakan dan Mineral, Francisco Monteiro, menegaskan bahwa kontribusi Santos bagi Timor-Leste tidak hanya melalui pengalihan insinerator, tetapi juga melalui sektor minyak dan gas yang selama ini memberikan pemasukan signifikan ke Dana Perminyakan negara.

“Ini merupakan bagian dari program Santos bagi negara kita. Meskipun peralatan telah diserahkan, ANP dan Santos akan terus mendukung sistem ini,” ujarnya.

Sebagai pihak penerima manfaat, MAE akan memikul tanggung jawab penuh atas pengelolaan, pengoperasian, pemasangan, dan pemeliharaan insinerator. ANP dan Santos Lda. akan memberikan dukungan melalui pelatihan sumber daya manusia.

Sedangkan, Sekretaris Negara untuk Toponimi dan Organisasi Perkotaan (SEATOU), Germano Santa Brites Dias, mengatakan bahwa MAE melalui Unit Manajemen Proyek (PMU) tengah mempersiapkan instalasi insinerator tersebut agar ke depan dapat digunakan untuk mengendalikan sampah di Kotamadya Dili serta wilayah lainnya di Timor-Leste.

“Ini akan sangat membantu kita jadi terima kasih kepada Santos. Kedepannya kita akan berkoridanisi untuk digunakan,” ungkapnya.

Insinerator tersebut saat ini berada di Pelabuhan Tibar dan menunggu keputusan MAE melalui Kotamadya Dili untuk difungsikan dalam mengelolah limbah .

Reporter: Cidalia Fátima

Editor: Armandina Moniz

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!