Top

BCTL beri lisensi Kaebauk jadi Bank Komersial baru di Timor-Leste

Foto Kaebauk

DILI, 10 September 2026 (TATOLI) – Bank Sentral Timor-Leste (BCTL) resmi memberikan lisensi kepada Kaebauk untuk bertransformasi dari lembaga keuangan mikro menjadi Bank Komersial baru di Timor-Leste dengan nama Banco Kaebauk, S.A.

Menteri Keuangan, Santina José Rodrigues F. Viegas Cardoso, mengatakan perubahan status tersebut akan diumumkan bersamaan dengan peluncuran Timor Unique QR (TUQR), setelah Kaebauk memenuhi berbagai persyaratan yang ditetapkan BCTL.

“Lusa kita akan meluncurkan Timor Unique QR (TUQR), dan pada kesempatan itu Kaebauk juga akan menjadi Bank Kaebauk komersial. Sebelumnya Kaebauk merupakan lembaga keuangan mikro, tetapi sekarang sudah memperoleh lisensi sebagai bank,” kata Menteri Keuangan di Dili, Kamis.

Menurutnya, perubahan Kaebauk menjadi bank komersial melalui proses panjang, termasuk pemenuhan persyaratan permodalan dan ketentuan lain yang ditetapkan oleh Bank Sentral.

Ia menjelaskan, Kaebauk mengajukan permohonan lisensi dengan memenuhi modal minimum sebesar $2 juta dan telah menempatkan modal tersebut pada rekeningnya. Selain itu, Kaebauk juga memenuhi sejumlah persyaratan lain, termasuk kesiapan digitalisasi layanan.

“Mereka mengajukan lisensi dengan modal minimum sebesar $2 juta dan telah mentransfer modal tersebut ke rekening sendiri. Ada juga persyaratan lain seperti digitalisasi. Kami melihat seluruh aspek tersebut sebelum memberikan lisensi. Selamat kepada Kaebauk karena sekarang sudah bisa menjadi bank,” ujarnya.

Menteri Keuangan menilai kehadiran Bank Kaebauk penting bagi penguatan inklusi keuangan di Timor-Leste, mengingat lembaga tersebut telah memiliki basis nasabah yang cukup luas di berbagai wilayah, termasuk Oekusi dan Ataúru.

Menurutnya, salah satu kekuatan Kaebauk adalah fokus pelayanan kepada masyarakat di daerah pedesaan serta pelaku usaha kecil yang selama ini masih menghadapi keterbatasan akses terhadap layanan perbankan.

“Yang paling penting adalah mereka melayani masyarakat di daerah pedesaan dan usaha-usaha kecil. Lembaga seperti inilah yang kami ingin terus ada,” katanya.

Ia menambahkan, terdapat lebih dari 10 persyaratan yang harus dipenuhi Kaebauk untuk memperoleh lisensi sebagai bank komersial. Persyaratan utama antara lain kecukupan modal, sumber daya manusia yang mampu mengelola bank, sistem keuangan yang memadai, partisipasi dalam sistem pembayaran BCTL, serta mekanisme pengawasan terhadap arus masuk dan keluar dana.

Dengan perubahan status tersebut, Kaebauk diharapkan dapat memperluas layanan keuangan dan perbankan, terutama bagi masyarakat pedesaan dan pelaku usaha mikro dan kecil di seluruh wilayah Timor-Leste.

Berdasarkan data hingga Februari 2026, Kaebauk memiliki 330 karyawan dan melayani 22.561 nasabah. Lembaga tersebut juga telah menyalurkan kredit dengan nilai mencapai $45,8 juta.

Sementara dalam Laman Kaebauk yang diakses, Tim Manajemen Kaebauk menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam atas kepercayaan pihak berwenang yang terlibat dalam seluruh proses, serta khususnya kepada seluruh nasabah terhormat yang telah memberikan kepercayaan mereka hingga impian ini dapat terwujud.

Dewan Direksi Bank Sentral Timor-Leste (BCTL) telah menyetujui lisensi Definitif untuk Bank Kaebauk, S.A. pada tanggal 09 September 2026.

Reporter : Cidalia Fátima

Editor   : Armandina Moniz

Publisidade

Leave a Reply

Latest Post

error: Content is protected !!