50 Perguruan Tinggi Indonesia siap tawarkan beasiswa bagi calon mahasiswa Timor-Leste

DILI, 08 September 2026 (TATOLI) – Sebanyak 50 perguruan tinggi Indonesia berpartisipasi dalam Indonesian Higher Education Fair 2026 di Dili, Timor-Leste, untuk memperkenalkan pilihan pendidikan tinggi, program studi, peluang beasiswa hingga pendaftaran langsung bagi masyarakat dan calon mahasiswa Timor-Leste.
Pameran pendidikan yang mengusung tema “Membuka Peluang Masa Depan, Mempererat Persahabatan Indonesia & Timor-Leste” itu berlangsung selama tiga hari, mulai 08 hingga 10 September 2026, di Pusat Budaya Indonesia (PBI), Dili.
Kegiatan tersebut diselenggarakan dengan dukungan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Dili dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Republik Indonesia melalui program Diktisaintek Berdampak, serta melibatkan puluhan institusi pendidikan tinggi dari berbagai wilayah Indonesia.
Indonesian Higher Education Fair 2026 tidak hanya menjadi ajang promosi kampus, tetapi juga membuka ruang bagi calon mahasiswa Timor-Leste untuk memperoleh informasi langsung mengenai pendidikan tinggi di Indonesia.
Dalam agenda yang dipublikasikan oleh PBI di laman resminya, kegiatan meliputi pameran pendidikan, presentasi perguruan tinggi Indonesia, pendaftaran dan tes langsung di lokasi (on-site registration/on-site test), pertemuan kemitraan, penawaran beasiswa, bazar pendidikan serta konsultasi studi lanjut.
Dengan demikian, pengunjung tidak hanya dapat mencari informasi mengenai universitas dan program studi yang diminati, tetapi juga berkonsultasi langsung dengan perwakilan perguruan tinggi mengenai persyaratan penerimaan mahasiswa, pilihan studi dan peluang bantuan pendidikan.
Puluhan perguruan tinggi peserta ditempatkan di lantai dasar, mezzanine dan lantai dua Pusat Budaya Indonesia.
Di lantai dasar tersedia 10 booth, yang antara lain ditempati Universitas Medika Suherman, Universitas Negeri Makassar, Politeknik Kesehatan Kemenkes Kupang, STIKES RS Husada, Universitas Bali Internasional, Universitas Nasional, Universitas Timor, Universitas Widyatama, Universitas Hang Tuah dan Universitas Sari Mutiara Indonesia.

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Dili dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Republik Indonesia mengelar Pameran Pendidikan di Pusat Budaya Indonesia (PBI), Dili. Foto PBI
Sementara itu, lantai mezzanine menampung enam booth, termasuk Universitas Mega Buana Palopo, Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya, Politeknik Negeri Kupang, University of Jakarta International, Poltekkes Kemenkes Jakarta dan Universitas Muhammadiyah Malang.
Jumlah peserta terbesar berada di lantai dua dengan 28 booth. Perguruan tinggi yang tercantum dalam denah antara lain President University, Universitas Atma Jaya Yogyakarta, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur, Universitas Mandiri Indonesia, Universitas Multimedia Nusantara, Universitas Prima Nusantara Bukittinggi, Universitas Bunda Mulia, Universitas PKU Surakarta, Universitas Negeri Yogyakarta.
Universitas Bumigora, Institut Teknologi Sains Bandung, Universitas PGRI Madiun, Universitas Mercu Buana, Universitas Pancasila, Poltekkes Kemenkes Malang, Sekolah Tinggi Manajemen Asuransi Trisakti, Universitas Ahmad Dahlan, Universitas Dinamika STIKOM Surabaya, Politeknik Kesehatan Kemenkes Mataram, Universitas Muslim Buton dan Universitas Esa Unggul.
Selain itu, peserta di lantai tersebut juga mencakup Universitas Muhammadiyah Lamongan, Universitas Perjuangan Tasikmalaya, Universitas Terbuka Kupang, Politeknik Kesehatan Kemenkes Denpasar, Universitas Kristen Indonesia Maluku, Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta dan Institut Teknologi Bandung (ITB).
Keberagaman institusi tersebut memberikan pilihan bidang studi yang luas, mulai dari kesehatan, teknologi, bisnis dan manajemen hingga berbagai bidang akademik lainnya.
Salah satu agenda utama pameran adalah penawaran beasiswa. Pengunjung dapat mendatangi booth masing-masing institusi untuk memperoleh informasi mengenai peluang bantuan pendidikan maupun jalur penerimaan yang ditawarkan perguruan tinggi peserta.
Selain konsultasi studi lanjut, fasilitas on-site registration dan on-site test juga memungkinkan calon mahasiswa melakukan tahapan awal proses penerimaan secara langsung selama kegiatan berlangsung.
Penyelenggara turut menyediakan meja informasi serta sejumlah fasilitas pendukung untuk membantu pengunjung menemukan lokasi perguruan tinggi yang ingin dikunjungi.
Pameran tersebut diharapkan menjadi jembatan yang semakin mendekatkan institusi pendidikan tinggi Indonesia dengan generasi muda Timor-Leste sekaligus memperkuat hubungan antarmasyarakat kedua negara melalui sektor pendidikan.
Antusiasme masyarakat terlihat sejak hari pertama pembukaan, Selasa (08/09/2026). Berdasarkan informasi panitia penyelenggara, hingga pukul 09.55 WTL, jumlah pengunjung yang telah mendatangi Indonesian Higher Education Fair 2026 mencapai 425 orang.
Jumlah tersebut tercatat kurang dari satu jam sejak pameran mulai dibuka pada pukul 09.00 WTL, menunjukkan tingginya minat masyarakat, khususnya calon mahasiswa, untuk memperoleh informasi mengenai perguruan tinggi, program studi dan peluang beasiswa yang tersedia di Indonesia.
Kegiatan berlangsung hingga Kamis, 10 September 2026, sehingga pelajar, mahasiswa maupun masyarakat yang ingin mencari informasi studi lanjut masih dapat mengunjungi Pusat Budaya Indonesia di Dili pada pukul 09.00–17.00 WTL.
Reporter : Cidalia Fátima
Editor : Armandina Moniz

