Dari Ningde, CATL dorong masa depan transportasi listrik lewat inovasi baterai

NINGDE, 21 September 2026 (TATOLI) – Dari kendaraan listrik hingga kapal dan pengembangan sektor penerbangan, Contemporary Amperex Technology Co. Limited (CATL) terus memperluas pemanfaatan teknologi baterai sebagai bagian dari upaya mendorong masa depan transportasi berbasis energi baru.
Perkembangan teknologi tersebut disaksikan langsung delegasi jurnalis dari negara-negara ASEAN saat mengunjungi CATL di Ningde, Provinsi Fujian, China, Minggu (20/09), pada hari kedua rangkaian ASEAN Media Workshop di wilayah tersebut.
Dalam kunjungan itu, para jurnalis melihat berbagai teknologi dan produk baterai yang dikembangkan CATL serta penerapannya pada beragam moda transportasi, khususnya kendaraan listrik.
Delegasi juga mendapat penjelasan mengenai pengembangan baterai generasi baru yang dirancang untuk meningkatkan jarak tempuh kendaraan sekaligus mempercepat proses pengisian daya. Sejumlah teknologi CATL memungkinkan kendaraan memperoleh tambahan jarak tempuh ratusan kilometer hanya dengan pengisian selama beberapa menit.

Pengembangan baterai CATL tidak terbatas pada mobil. Perusahaan yang berkantor pusat di Ningde tersebut juga memperluas penggunaan teknologi baterainya untuk kapal listrik, kendaraan berat, sistem pertukaran baterai hingga sektor penerbangan dan transportasi udara rendah.
Di sektor maritim, lebih dari 1.000 kapal listrik yang dilengkapi sistem baterai CATL telah beroperasi. Sistem baterai kelautan perusahaan tersebut juga telah memperoleh persetujuan dari lima lembaga klasifikasi utama di China, Amerika Serikat, Norwegia, Prancis dan Italia.
CATL turut mengembangkan solusi terintegrasi zero-carbon untuk sektor pelayaran yang menghubungkan kapal, fasilitas di darat dan sistem digital.
Sementara untuk sektor penerbangan, perusahaan mulai memperluas penelitian dan pengembangan baterai untuk mendukung pesawat listrik dan electric vertical take-off and landing (eVTOL).

Pada 2025, baterai versi kargo yang dikembangkan CATL untuk AutoFlight melewati Manufacturing Conformity Review dari Civil Aviation Administration of China dan memperoleh sertifikasi sistem mutu penerbangan AS9100D. Pada tahun yang sama, eVTOL berbobot lima ton yang disebut perusahaan sebagai yang terbesar di dunia menyelesaikan penerbangan publik pertamanya.
Selama kunjungan, para jurnalis juga diperlihatkan perkembangan kerja sama CATL dengan berbagai produsen kendaraan internasional, termasuk BMW, Honda dan sejumlah perusahaan kendaraan listrik lainnya.
CATL merupakan perusahaan teknologi energi baru yang bergerak dalam penelitian dan pengembangan, produksi serta penjualan baterai tenaga dan baterai penyimpanan energi. Perusahaan tersebut tercatat di Bursa Efek Shenzhen sejak 2018 dan di Hong Kong Exchanges and Clearing Limited sejak Mei 2025.
Hingga saat ini, CATL telah membangun dan mengoperasikan 28 basis manufaktur baterai di berbagai wilayah dunia. Jaringan layanan perusahaan mencakup 88 negara dan wilayah dengan lebih dari 1.300 stasiun layanan purnajual.
Hingga Juni 2026, jumlah kumulatif pemasangan baterai tenaga CATL secara global telah melampaui 28,65 juta unit, sementara produknya telah dipasarkan ke 74 negara dan wilayah.
Berdasarkan data perusahaan yang mengutip SNE Research, CATL menguasai 39,2 persen pangsa pasar global penggunaan baterai kendaraan listrik pada 2025 dan mempertahankan posisi pertama selama sembilan tahun berturut-turut sejak 2017 hingga 2025.

Posisi tersebut terus menguat pada 2026. Dari Januari hingga Mei tahun ini, pangsa pasar global CATL untuk baterai kendaraan listrik mencapai 40,2 persen, sedangkan pangsa pasar di luar China mencapai 33,7 persen.
Inovasi menjadi salah satu pilar utama pengembangan perusahaan. CATL memiliki enam pusat penelitian dan pengembangan di Ningde, Liyang, Shanghai, Xiamen, Hong Kong dan Munich dengan sekitar 23.000 anggota tim penelitian, termasuk 745 pemegang gelar doktor.
Pada 2025, perusahaan mengalokasikan 22,1 miliar yuan untuk penelitian dan pengembangan. Secara kumulatif, investasi R&D CATL selama satu dekade terakhir telah melampaui 100 miliar yuan.
Selain teknologi baterai untuk transportasi, CATL mengembangkan penyimpanan energi pintar, stasiun pengisian dan pengujian, sistem pertukaran baterai kendaraan, tambang pintar tanpa awak serta berbagai solusi energi baru.
Perusahaan juga menempatkan pengurangan emisi sebagai bagian dari strategi jangka panjangnya. CATL menyatakan telah mencapai netralitas karbon dalam operasi inti pada 2025 dan menargetkan netralitas karbon di seluruh rantai nilainya pada 2035.
Setelah menyelesaikan kunjungan di CATL, delegasi jurnalis ASEAN melanjutkan agenda hari kedua di Ningde dengan mengunjungi Large Yellow Croaker Industrial Base untuk melihat pengembangan industri perikanan ikan yellow croaker yang menjadi salah satu komoditas penting di wilayah tersebut.
Kunjungan di Ningde merupakan bagian dari rangkaian ASEAN Media Workshop di Fujian pada 19 hingga 23 September 2026, setelah delegasi sebelumnya menyelesaikan rangkaian kegiatan di Guangxi.
Reporter : Cidalia Fátima
Editor : Armandina Moniz

