Top

Banjir landa Korsel, Pekerja Timor-Leste dilaporkan aman

Banjir yang pernah terjadi di Korea Selatan. Foto AP

DILI, 21 Agustus 2026 (TATOLI) – Pekerja migran Timor-Leste di Korea Selatan dilaporkan dalam kondisi aman dan sejauh ini belum ada laporan warga Timor-Leste yang menjadi korban banjir dan tanah longsor akibat hujan lebat yang melanda sejumlah wilayah selatan negara tersebut.

Atase Ketenagakerjaan Timor-Leste di Korea Selatan, Feliciano Simões Mendonça, mengatakan pihaknya terus memantau situasi menyusul bencana yang menyebabkan korban jiwa, evakuasi warga dan pemadaman listrik di sejumlah daerah terdampak.

“Memang ada satu orang yang meninggal dunia dan lebih dari seratus warga mengungsi akibat banjir serta pemadaman listrik. Namun, untuk sementara belum ada laporan bahwa warga Timor-Leste terdampak banjir ini,” kata Feliciano dalam wawancara dengan TATOLI.

Ia menegaskan, berdasarkan informasi yang diterima hingga saat ini, belum terdapat laporan mengenai pekerja Timor-Leste yang mengalami luka-luka, harus dievakuasi maupun terdampak langsung akibat banjir dan tanah longsor tersebut.

Hujan dengan intensitas tinggi melanda wilayah selatan Korea Selatan sejak akhir pekan lalu, terutama Provinsi Gyeongsang Selatan. Kota pesisir Geoje, yang terletak lebih dari 300 kilometer di tenggara Seoul, menjadi salah satu wilayah yang mengalami dampak cukup parah.

Data yang dilaporkan Kantor Berita Yonhap menunjukkan Geoje menerima curah hujan sekitar 805,7 milimeter sejak Sabtu hingga Senin pagi, sementara Tongyeong mencatat sekitar 671,9 milimeter. Hujan deras menyebabkan sungai meluap, jalan terendam serta memicu sejumlah tanah longsor.

Salah satu tanah longsor terjadi di Geoje pada Senin (17/8) dini hari dan menghantam sebuah bangunan apartemen hingga material tanah menimbun bagian lantai pertama.

Petugas kepolisian dan pemadam kebakaran mengevakuasi tiga penghuni dari bangunan tersebut. Salah satu korban ditemukan dalam kondisi henti jantung dan kemudian dinyatakan meninggal dunia setelah dibawa ke rumah sakit. Sejumlah warga lainnya mengalami luka-luka.

Hujan deras juga menyebabkan sejumlah sungai di Geoje meluap dan menggenangi jalan sehingga mengganggu lalu lintas serta membuat warga terjebak. Otoritas setempat melakukan evakuasi terhadap warga yang berada di kawasan berisiko longsor dan mengerahkan tim penyelamat untuk membantu mereka yang terisolasi.

Badan Meteorologi Korea Selatan juga mengeluarkan peringatan hujan lebat untuk sejumlah wilayah di bagian selatan. Pada Senin pagi, peringatan hujan lebat berlaku di lima wilayah Provinsi Gyeongsang Selatan, termasuk Geoje dan Tongyeong.

Kementerian Dalam Negeri Korea Selatan mengaktifkan respons darurat tingkat pertama melalui Central Disaster and Safety Countermeasures Headquarters, sementara otoritas kepolisian, pemadam kebakaran dan lembaga terkait dikerahkan untuk melindungi serta mengevakuasi warga di wilayah berisiko.

Di tengah kondisi tersebut, perwakilan Timor-Leste di Korea Selatan terus mencermati perkembangan situasi, khususnya kondisi para pekerja Timor-Leste yang tinggal dan bekerja di negara itu.

Hingga laporan ini disusun, Atase Ketenagakerjaan Timor-Leste belum menerima informasi mengenai pekerja Timor-Leste yang menjadi korban dalam bencana tersebut.

Reporter : Cidalia Fátima

Editor    : Armandina Moniz

Publisidade

Leave a Reply

Latest Post

error: Content is protected !!