Timor-Leste dan Indonesia siapkan MoU kerja sama di bidang Seni dan Budaya

DILI, 13 Agustus 2026 (TATOLI) – Pemerintah Timor-Leste dan Indonesia berkomitmen menyelesaikan dan menandatangani Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) untuk memperkuat kerja sama bilateral di bidang seni, budaya, pelestarian warisan budaya hingga pengembangan industri kreatif.
Komitmen tersebut dibahas dalam pertemuan antara Sekretaris Negara Seni dan Budaya (SEAC) Timor-Leste, Jorge Soares Cristóvão, dengan Menteri Kebudayaan Indonesia, Fadli Zon, di Jakarta, Indonesia pada Rabu (12/08).
Berdasarkan laman SEAC, disebutkan bahwa dalam kunjungan tersebut, Jorge Soares Cristóvão didampingi Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Timor-Leste untuk Indonesia, Roberto Sarmento de Oliveira Soares, bersama delegasi.
Pertemuan tersebut membahas pengembangan kolaborasi dan kerja sama bilateral antara kedua negara di bidang seni dan budaya, terutama melalui pertukaran pengetahuan, keahlian teknis serta berbagai inisiatif kebudayaan.
Kerja sama itu diharapkan berkontribusi terhadap pelestarian, promosi dan pengembangan warisan budaya kedua negara, sekaligus memperkuat hubungan budaya dan sejarah yang telah terjalin antara Timor-Leste dan Indonesia sebagai negara bertetangga.
Salah satu hasil utama pertemuan tersebut adalah komitmen bersama untuk menyelesaikan dan menandatangani MoU antara Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia dan Sekretariat Negara Seni dan Budaya Timor-Leste.
MoU tersebut akan menjadi kerangka formal kerja sama yang mencakup pelestarian budaya, pengembangan museum dan perpustakaan, pertukaran budaya, peningkatan kapasitas serta promosi industri kreatif.
Dalam pertemuan itu, Menteri Kebudayaan Indonesia, Fadli Zon, juga menyampaikan komitmen Indonesia untuk memberikan dukungan teknis bagi pengembangan kelembagaan Museum Nasional dan Perpustakaan Nasional Timor-Leste.
Dukungan tersebut direncanakan meliputi berbagi keahlian, pelatihan profesional dan kerja sama teknis guna memperkuat infrastruktur kebudayaan Timor-Leste sekaligus menjaga warisan dokumentasi dan sejarah nasional.
Proyek Perpustakaan Nasional merupakan salah satu inisiatif strategis Pemerintah Timor-Leste di sektor kebudayaan. Pembangunannya secara resmi dimulai pada Juli 2026 dengan tujuan melestarikan warisan dokumentasi nasional, mendukung pendidikan dan penelitian serta memperluas akses generasi mendatang terhadap pengetahuan dan catatan sejarah.
Sekretaris Negara Seni dan Budaya, Jorge Soares Cristóvão, menyambut baik komitmen Indonesia tersebut. Menurutnya, penguatan kerja sama regional di bidang kebudayaan tidak hanya berkontribusi terhadap pelestarian identitas nasional, tetapi juga mempererat hubungan antarmasyarakat, pertukaran pengetahuan dan pembangunan kebudayaan yang berkelanjutan di kawasan Asia Tenggara.
Pertemuan tersebut sekaligus mencerminkan komitmen Timor-Leste dan Indonesia untuk terus memperkuat hubungan bilateral melalui kebudayaan, dengan mendorong kerja sama yang memberikan manfaat bagi kedua negara serta menjaga dan mempromosikan kekayaan warisan budaya untuk generasi mendatang.
Reporter : Cidalia Fátima
Editor : Armandina Moniz

