Rute penerbangan Dili–Xiamen stabil, mayoritas penumpang berwarga negara China

DILI, 20 Agustus 2026 (TATOLI) – Direktur Aero Dili, Lourenço Oliveira, mengatakan rute penerbangan Aero Dili menuju China (Xiamen) sejauh ini berjalan stabil dengan mayoritas penumpang berwarga negara China. Kondisi serupa juga terlihat pada rute Denpasar, Bali, dengan tingkat keterisian kursi berkisar antara 40 hingga 60 persen.
“Untuk penerbangan ke China, penumpang Timor-Leste hanya satu atau dua orang, sementara sisanya hampir semuanya warga negara China. Karena warga China yang membuka investasi di negara kita hampir 23.000 orang, maka mereka menjadi pasar kita,” kata Direktur Aero Dili kepada TATOLI secara daring, Kamis ini.
Pengusaha tersebut menjelaskan Aero Dili baru beroperasi di sektor penerbangan selama tiga tahun. Karena itu, perusahaan perlu berkembang secara bertahap agar dapat mempertahankan keberlangsungan bisnis dan menghindari kebangkrutan, terutama jika dibandingkan dengan negara lain yang telah memiliki industri penerbangan selama sekitar 50 tahun.
“Terlebih lagi, baru-baru ini harga bahan bakar meningkat di Timur Tengah dan sangat berdampak pada investasi kami. Jadi, kami terpaksa menghentikan beberapa penerbangan, seperti Dili–Oeccuse. Ketika harga bahan bakar naik, harga tiket juga meningkat sehingga banyak penumpang tidak ingin menggunakan pesawat,” ujarnya.
Sementara itu, penerbangan dari Dili menuju Xiamen, China, dijadwalkan setiap Selasa dengan waktu tempuh sekitar lima jam lebih. Penerbangan kembali dari Xiamen menuju Dili dilakukan setiap Rabu.
Untuk harga tiket, Aero Dili menerapkan tarif berdasarkan kelas tiket yang tersedia, termasuk kategori promo, full dan fare.
Reporter : Alexandra da Costa (Penerjemah: Cidalia Fátima)
Editor : Armandina Moniz

