Pekan Hijau, Pemerintah serukan semua orang tanam pohon lindungi keanekaragaman hayati

DILI, 05 Agustus 2026 (TATOLI)— Pemerintah melalui Menteri Pertanian, Peternakan, Perikanan, dan Kehutanan, Marcos da Cruz, menyerukan masyarakat untuk bersama di momen Pekan Hijau untuk melindungi alam, hutan, serta keanekaragaman hayatinya (seperti burung liar dan satwa lainnya), mengingat hutan merupakan ekosistem yang menyediakan oksigen, air, serta menjaga kesejukan dan kesuburan tanah bagi manusia.
“Saya mengajak kita semua bersama pemerintah untuk bekerja sama melestarikan keanekaragaman hayati kita,” ujar Menteri Pertanian Marcos da Cruz kepada Kantor Tatoli di Kantor Pemerintah, Rabu ini.
Ia menyatakan bahwa dalam rangkaian kegiatan Dili International Marathon (DIM) 2026, Pemerintah melaksanakan program penanaman pohon pohon cendana di Palacio Nobre – Lahane, karena pohon cendana merupakan ikon Timor-Leste yang dahulu sangat menarik minat orang-orang dari Eropa untuk datang menjelajah.
“Dalam lingkup DIM, untuk mengingatkan pentingnya serta mempromosikan pohon cendana, pembibitan pohon cendana yang dilakukan di seluruh kotamadya. Tidak hanya pohon cendana, tetapi juga tanaman lain yang menopang kehidupan kita sebagai manusia maupun hewan liar,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa upaya perlindungan hutan dan satwa liar tidak perlu dilakukan hanya pada hari-hari nasional saja, melainkan merupakan kebijakan Pemerintah yang dijalankan setiap hari secara berkelanjutan; hal ini mencakup penanaman pohon di lahan yang terdegradasi serta perlindungan terhadap pohon-pohon yang sudah ada.
“Kita tidak boleh menebang pohon atau membakar lahan secara sembarangan; kita harus mengelola lahan—termasuk di area yang curam—dengan cara yang tepat, karena dengan demikian kita dapat berkontribusi pada pelestarian lingkungan,” imbaunya.
Tim TATOLI

