Top

Bertemu Presiden Republik, Dubes Maroko bahas kerja sama bilateral

Duta Besar Maroko untuk Indonesia dan ASEAN, Redouane Houssain bertemu Presiden Republik Jose Ramos-Horta di Istana Kepresidenan Nicolau Lobato. Foto Tatoli/Egas Cristovão

DILI, 18 September 2026 (TATOLI)— Duta Besar Maroko untuk Indonesia dan ASEAN, Redouane Houssain bertemu Presiden Republik Jose Ramos-Horta. Dalam pertemuan Dubes Maroko membahas kerja sama bilateral antara kedua negara.

Dalam Laman Kepresidenan Republik yang diakses, disebutkan bahwa,  pertemuan yang dilakukan di Istana Kepresidenan Nicolau Lobato, Kamis (17/09) itu, merupakan pertemuan bersejarah, yang disebut Dubes Maroko  sebagai pertemuan pertama kalinya antara duta besar Maroko yang berkedudukan di Jakarta dan Kepala Negara Timor-Leste, serta menjadi momen untuk mengucapkan selamat kepada Timor-Leste atas perjalanan kemerdekaannya, konsolidasi lembaga-lembaga demokrasi, dan aksesinya ke ASEAN.

Selama audiensi, Duta Besar menyoroti bahwa Maroko memandang Timor-Leste sebagai mitra strategis dan jembatan vital antara Afrika, Asia Tenggara, dan ASEAN, serta menegaskan kembali dukungan penuh Maroko terhadap masa depan keketuaan Timor-Leste di organisasi kawasan tersebut pada tahun 2029.

Di dalam pertemuan itu keinginan bersama untuk memulai fase baru dalam hubungan bilateral, yang didasarkan pada kepercayaan politik, saling menghormati, dan kerja sama yang konkret dan nyata.

Keduanya juga  mengidentifikasi berbagai bidang prioritas untuk pengembangan kemitraan, terutama di bidang pertanian, perikanan, lingkungan hidup, infrastruktur, energi terbarukan, pendidikan, dan pemuda.

Dubes Redouane Houssaini menggarisbawahi peran mendasar dari kerja sama Selatan-Selatan, dengan menyatakan kesiapan penuh Maroko untuk berbagi pengalaman luas dan pengetahuan teknis di sektor-sektor ini, mendorong pembangunan bersama di antara negara-negara Selatan Global tanpa memaksakan model eksternal.

Diplomat Maroko itu juga mengambil kesempatan tersebut untuk memuji pengalaman luas Presiden Republik sebagai mantan pejabat tinggi Perserikatan Bangsa-Bangsa. Houssaini memuji kebijaksanaan dan visi Kepala Negara Timor-Leste dalam menganalisis ketegangan geopolitik global saat ini, dengan mengakui bahwa diplomasi dan dialog adalah instrumen penting untuk mengatasi tantangan internasional yang kompleks.

Pertemuan diakhiri dengan komitmen dari kedua belah pihak untuk mempertahankan saluran diplomatik yang aktif guna mengubah persahabatan yang berkembang ini menjadi kerja sama yang efektif dalam waktu dekat, serta menyampaikan doa terbaik bagi kesuksesan rakyat dan pemerintah Timor-Leste.

Tim TATOLI

Publisidade

Leave a Reply

Latest Post

error: Content is protected !!