Top

Perkuat kerjasama akademik, Dosen sejarah UM lakukan kegiatan Visiting Lecturer di UNTL  

Foto bersama usai melaksanakan kegiatan Visiting Lecturer di Universitas Nasional Timor Lorosa'e (UNTL). Foto Media UNTL

DILI, 23 Oktober 2026 (TATOLI) –  Dalam rangka memperkuat internasionalisasi akademik dan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi di kancah global, Dosen Departemen Sejarah Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Negeri Malang (UM), Arif Subekti, S.Pd., M.A., melaksanakan kegiatan Visiting Lecturer di Universitas Nasional Timor Lorosa’e (UNTL), Timor Leste, pada Kamis (22/10).

​Kegiatan yang berlangsung di Aula Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISP) UNTL ini diselenggarakan oleh Departemen Komunikasi Sosial FISP UNTL itu terkait dengan acara Seminar internasional.

Kehadiran akademisi FIS UM tersebut merupakan langkah nyata implementasi jalinan kerja sama antara FIS UM dan FISP UNTL, serta sinergi antara Departemen Sejarah FIS UM dengan Departemen Ilmu Politik UNTL.

​Rangkaian acara diawali dengan pembukaan resmi, penampilan tarian tradisional penyambutan khas Timor Leste, serta sambutan dari Wakil Perdana Menteri Timor Leste, Mariano Assanami Sabino Lopes.

​Memasuki sesi inti, Arif Subekti tampil sebagai salah satu pembicara utama (inviting lecturer) dengan membawakan materi bertajuk “Shared-History: Indonesia dan Timor Leste”.

Dalam paparannya, Arif membagikan temuan risetnya yang menggali ingatan kolektif masyarakat dari puluhan narasumber guna melihat sisi lain hubungan kedua negara—melampaui narasi kaku seputar dikotomi penjajah dan yang dijajah maupun pelaku dan korban.

​”Melalui materi ini, saya ingin menyampaikan bahwa upaya merekonstruksi sejarah Indonesia dan Timor Leste harus bisa melampaui pandangan dikotomis. Dengan mempreservasi ingatan orang-orang biasa yang memiliki pengalaman masa lalu tentang hubungan kedua negara, kami berharap ke depan makin banyak upaya serupa agar penulisan narasi sejarah yang inklusif dan emansipatoris bisa terwujud,” ujar Arif Subekti.

​Arif juga mengungkapkan apresiasinya atas keterlibatan aktif civitas akademika di Dili dalam agenda ilmiah tersebut.

“Saya sangat senang dengan penyelenggaraan agenda visiting lecture ini karena tidak hanya menjadi ruang berbagi gagasan, tetapi juga sangat efektif dalam memperluas jejaring akademik antarbangsa,” tambahnya.

​Sesi pemaparan materi berlanjut dengan diskusi interaktif yang disambut antusias oleh para mahasiswa dari UNTL, Instituto Superior Cristal (ISC), serta Universidade Oriental de Timor Lorosa’e (UNITAL).

​Pihak UNTL pun menyambut positif penguatan kolaborasi antar-kampus ini.

Perwakilan penyelenggara yang juga merupakan Ketua Departemen Komunikasi Sosial, Dr. Constancia menyampaikan optimismenya terhadap keberlanjutan kemitraan kedua perguruan tinggi.

​”Kami berharap komunikasi dan kerja sama yang solid ini dapat terus berlanjut secara berkesinambungan. Tidak hanya terbatas pada ranah pengajaran, tetapi juga berkembang lebih luas ke dalam kegiatan penelitian kolaboratif dan pengabdian kepada masyarakat di masa mendatang,” ungkap Dr. Constancia.

​Agenda yang mempertegas komitmen FIS UM untuk mendorong para akademisinya berkiprah di kancah internasional ini diakhiri dengan sesi foto bersama.

Tim TATOLI

Publisidade

Leave a Reply

Latest Post

error: Content is protected !!