Top

MESSK dan Universitas Brawijaya jalin kerja sama di bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi 

Berjabat tangan usai penandatanganan kerja sama strategis di bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi. Foto MESSK

DILI, 07 Oktober 2027 (TATOLI) –  Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Kebudayaan (MESSK – Ministeriu Ensinu Superior, Siencia no Kultura) Timor-Leste menjalin kerja sama strategis dengan Universitas Brawijaya (UB), Malang, Jawa Timur, Indonesia, melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) di bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Nota Kesepahaman (MoU) tersebut ditandatangani di Gedung Rektorat Universitas Brawijaya, Malang-Indonesia, pada Senin (05/10) oleh Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Sementara MESSK ,  Mariano Assanami Sabino, dan Rektor Universitas Brawijaya, Prof. Widodo.

Berdasarkan Laman MESSK yang diakses, disebutkan bahwa kerja sama tersebut merupakan langkah strategis bagi MESSK dan Universitas Brawijaya untuk mempererat hubungan serta mengembangkan program-program yang bermanfaat bagi pengembangan pendidikan tinggi, ilmu pengetahuan, dan pelatihan sumber daya manusia di Timor-Leste.

Melalui kesepakatan ini, Universitas Brawijaya akan menawarkan berbagai peluang bagi mahasiswa dan akademisi Timor-Leste, khususnya di bidang beasiswa, mobilitas akademik, gelar bersama (joint degree), gelar ganda (double degree), dan penelitian bersama.

Inisiatif-inisiatif ini dinilai penting untuk meningkatkan akses mahasiswa Timor-Leste terhadap peluang pendidikan dan pengembangan akademik di tingkat internasional.

Pertemuan dilakukan disela-sela penandatanganan kerja sama strategis di bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi. Foto MESSK

Pada kesempatan ini, Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri MESSK Mariano Assanami Sabino, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Universitas Brawijaya atas komitmen dan kesediaannya untuk memperkuat kerja sama dengan Timor-Leste, khususnya di bidang pendidikan tinggi.

Beliau juga menegaskan bahwa penandatanganan MoU tersebut bukan sekadar dokumen kerja sama, melainkan harus diwujudkan dalam bentuk program dan kegiatan konkret yang dapat dilaksanakan dalam waktu dekat.

Oleh karena itu, beliau menekankan perlunya pembentukan tim teknis gabungan yang dapat menyusun jadwal serta program kerja yang jelas, guna memastikan bahwa poin-poin yang telah disepakati dapat dilaksanakan secara cepat dan efektif.

MESSK juga memandang kerja sama dengan Universitas Brawijaya sebagai bagian dari upaya Pemerintah Timor-Leste untuk memperkuat kemitraan internasional di bidang pendidikan tinggi, sains, dan penelitian, serta membuka peluang bagi mahasiswa dan akademisi Timor-Leste untuk mengembangkan kompetensi dan kapasitas mereka.

Kerja sama ini diharapkan menjadi wadah penting untuk mendorong mobilitas akademik, pemberian beasiswa, penelitian bersama, dan alih pengetahuan, guna berkontribusi pada pengembangan sumber daya manusia dan pembangunan berkelanjutan di Timor-Leste.

Tim TATOLI

Publisidade

Leave a Reply

Latest Post

error: Content is protected !!