Tawarkan ratusan beasiswa, Pameran Pendidikan Indonesia kembali digelar September di Dili

DILI, 24 Agustus 2026 (TATOLI) – Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Dili akan kembali menggelar Pameran Pendidikan Indonesia pada 08 hingga 10 September 2026 di Pusat Budaya Indonesia (PBI), Dili, untuk memperluas akses informasi pendidikan dan peluang beasiswa bagi pemuda Timor-Leste.
Kuasa Usaha Sementara KBRI Dili, Raden Sakunto Paksi, mengatakan Pemerintah Indonesia bersama berbagai perguruan tinggi setiap tahun menyediakan ratusan peluang beasiswa yang dapat dimanfaatkan pemuda dan pemudi Timor-Leste.
Menurutnya, program beasiswa pemerintah yang saat ini tersedia hanya merupakan sebagian dari berbagai kesempatan pendidikan yang ditawarkan Indonesia.
“Setiap tahun Pemerintah Indonesia dan berbagai universitas di Indonesia menyediakan ratusan beasiswa lainnya yang dapat dimanfaatkan oleh pemuda dan pemudi di Timor-Leste,” kata Raden Paksi dalam seremoni pelepasan penerima beasiswa Pemerintah Indonesia di Pusat Budaya Indonesia, Dili, Senin ini.
Informasi mengenai berbagai peluang tersebut dapat diperoleh melalui Pusat Budaya Indonesia. Untuk memperluas informasi kepada masyarakat, KBRI Dili akan menyelenggarakan Pameran Pendidikan Indonesia selama tiga hari pada September mendatang.
“Pada tanggal 08–10 September yang akan datang akan dilaksanakan Pameran Pendidikan Indonesia di Pusat Budaya. Kami berharap program pendidikan ini dapat memberikan manfaat positif dan semakin mempererat persaudaraan Indonesia dan Timor-Leste,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pada 2026 terdapat empat proses seleksi beasiswa dengan pembiayaan Pemerintah Indonesia yang dilaksanakan di Timor-Leste, yaitu Indonesian Aid, Kemitraan Negara Berkembang (KNB), Darmasiswa serta Indonesian Aid Scholarship Program for Innovation, Research and Excellence (INSPIRE).
Raden Paksi menegaskan pendidikan merupakan salah satu bagian penting dalam hubungan Indonesia dan Timor-Leste. Menurutnya, bagi Indonesia, Timor-Leste lebih dari sekadar negara tetangga sehingga kedua negara memiliki kepentingan untuk terus bekerja sama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Pendidikan adalah salah satu kunci penting dalam menciptakan masa depan yang lebih baik,” katanya.
Sementara itu, Wakil Perdana Menteri Timor-Leste, Mariano Assanami Sabino, mengatakan dukungan pendidikan dari Indonesia tidak terbatas pada program Indonesian Aid.
Sejumlah perguruan tinggi Indonesia juga memberikan kesempatan beasiswa secara langsung kepada warga Timor-Leste untuk berbagai jenjang pendidikan, mulai dari S1, S2 hingga S3.
Menurut Mariano, peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi semakin penting bagi Timor-Leste, terutama dalam proses integrasi negara itu ke ASEAN yang membuka peluang sekaligus tantangan baru dalam sektor ekonomi, sosial dan berbagai bidang lainnya.
Reporter : Cidalia Fátima
Editor : Armandina Moniz

