DILI, 14 februari 2022 (TATOLI)– Institut Français Timor-Leste menyediakan bantuan sebesar €4,000 (empat ribu euro) kepada ALMAMOR (Asosiasi Nasional Musik Timor-Leste) untuk mempromosikan lagu Timor-Leste (TL).
Ketua Almamor, Henrique do Rosario menjelaskan, Institut Français telah memberikan dana tersebut pada 15 desember 2021. Untuk itu, ALMAMOR mengajak ‘Bolu Malu Art and Production’ untuk menginisiasi program peluncuran album kompilasi musik demi melestarikan alam dan mempromosikan lagu Timor.
“ALMAMOR memiliki minat besar untuk lingkungan di tanah air ini. Inisiatif ini didukung dengan dana dari Institut Français untuk memfasilitasi para artis dari grup band maunpun individu di TL yang memiliki talenta bermusik untuk membuat kompilasi musik spesial dengan judul “KNANANUK BA NATUREZA TIMOR LOROSA’E”,” jelas ketua ALMAMOR melalui Konferensi Pers di Fundação Oriente, senin ini.
Untuk merealisasikan program tersebut, ALMAMOR dan Bolu Malu Art and Production mengajak semua musisi di TL untuk ikut menyumbangkan lagu ciptaan mereka yang dikhususkan untuk lingkungan hidup, dimana telah disiapkan tiga juri khusus untuk memberi penilaian pada 10 lagu pilihan.
Ketiga Juri tersebut adalah, Mito Freitas sebagai seorang ahli musik, Melly Galaxy (musisi) dan Eva Pereira, seorang ahli lingkungan yang menyelesaikan studinya di Australia.
Mito Freitas sebagai ahli musik mengatakan, bahwa kompilasi ini mengundang semua musisi di Timor untuk ikut berpartisipasi. Karena ini, adalah proyek untuk lingkungan. Penilaian akan diberikan melalui penguasaan Alat/Musikal, Instrumen, Skill, Musikalitas, komposisi lagu serta penilaian dari teknis lainnya.
“Saya berfokus pada musik tersebut dan disini kita mengundang salah satu juri, Eva Pereira yang merupakan ahli lingkungan agar bisa menilai lirik yang digunakan pada musik sesuai dengan konsep lingkungan atau tidak,” jelasnya.
Sementara itu, Eva Pereira berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan ALMAMOR untuk menjadikannya juri dalam proyek tersebut. Karena, peluncuran album ini nantinya akan berkontribusi khususnya demi mengingatkan masyarakat untuk menjaga lingkungan.
“Bagi saya musik dalah sebuah instrument agar menyampaikan ide dan gagasan pada masyarakat umum dengan tujuan dan harapan agar membawa perubahan positif,” katanya.
Institut Français adalah sebuah organisasi yang dibentuk pada tahun 1907 oleh Kementerian Moonlight Negeri Prancis untuk mempromosikan bahasa dan budaya Prancis ke seluruh dunia. Institut ini memiliki lebih dari 150 cabang di seluruh dunia ditambah dengan 1.000 cabang Alliance française.
ALMAMOR melakukan kerjasama dan mendapatkan bantuan dari Institut Français melalui dukungan dari Kedutaan Besar Perancis di Indonesia.
Semua lagu akan diluncurkan pada 30 april 2022 dengan bantuan dari Fundação Oriente.
Reporter : Cidalia Fátima
Editor : Armandina Moniz




