Top

Timor-Leste ikut berpartisipasi dalam forum AI & Digital Global Summit di Seoul  

Menteri Transportasi dan Komunikasi, Miguel Marques Gonçalves Manetelu, berpidato dalam forum AI & Digital Global Summit 2026 yang digelar di Seoul, Korea Selatan. Foto Media MTK

DILI, 20 Oktober 2026 (TATOLI) –     Pemerintah Timor-Leste, diwakili Menteri Transportasi dan Komunikasi, Miguel Marques Gonçalves Manetelu, berpartisipasi dalam forum AI & Digital Global Summit 2026 atau KTT (Konferensi Tingkat Tinggi) Global AI & Digital 2026 di Seoul, Korea Selatan.

Melansir Laman Kementerian Transportasi dan Komunikasi (MTK) disebutkan bahwa, KTT Global AI dan Digital 2026 diselenggarakan di Seoul, Korea Selatan, pada tanggal 19–22 Oktober 2026 di Grand Hyatt Seoul.

KTT Global AI & Digital di Seoul ini berfokus pada penelusuran bagaimana kecerdasan buatan (AI) dan transformasi digital dapat memberikan manfaat bagi pembangunan praktis.

Partisipasi Timor-Leste dalam ajang bergengsi ini merupakan langkah positif untuk menyimak serta melaporkan kemajuan dan perkembangan transformasi digital di Timor-Leste.

Menteri Transportasi dan Komunikasi, Miguel Marques Gonçalves Manetelu, menyampaikan presentasi mengenai kemajuan yang telah dicapai oleh Timor-Leste, khususnya dalam bidang transformasi digital.

Foto bersama disela-sela forum AI & Digital Global Summit 2026 yang digelar di Seoul, Korea Selatan. Foto Media MTK

“Pada sesi pertama, kami meminta negara-negara untuk berbagi situasi dan kemajuan mereka dalam pengembangan transformasi digital. Timor-Leste fokus pada dua poin yang sangat berharga. Kami fokus pada apa yang telah kami lakukan, terutama peluncuran kabel serat optik bawah laut dan proyek konektivitas nasional kami untuk menghubungkan serat optik ke daerah terpencil kami. Karena, dua hal ini, menjadi alasan utama bahwa  Telekomunikasi dan infrastruktur merupakan perangkat terpenting bagi Kecerdasan Buatan (AI). Tanpa infrastruktur yang memadai, kita tidak bisa membicarakan ataupun memanfaatkan AI. Kedua proyek ini akan menjadi pilar untuk memfasilitasi serta mendukung penerapan teknologi AI di Timor-Leste di masa depan,” ujar Menteri Miguel Manetelu.

Jadi, dalam foruk itu Menteri Miguel Manetelu menyerukan kerja sama internasional untuk mendukung negara-negara tertinggal dalam proses pemanfaatan Kecerdasan Buatan (AI).

“Kami menekankan bahwa AI tidak hanya membawa manfaat, jika jatuh ke tangan orang yang salah, AI bisa menjadi ancaman bagi kehidupan manusia dan dapat digunakan untuk mencemarkan nama baik, melanggar privasi, hingga menyebarkan informasi palsu. Oleh karena itu, kami mengharapkan kerja sama internasional untuk mendukung pembangunan di negara-negara tertinggal, khususnya terkait proses pemanfaatan AI. Hal yang paling utama adalah memastikan setiap individu menggunakan AI untuk tujuan yang bermanfaat bagi kehidupan manusia, yang dimulai dari kesadaran masing-masing orang untuk memanfaatkan teknologi demi kebaikan. Hal ini kembali kepada masing-masing individu. Meskipun kita adalah manusia yang memiliki kesadaran, sering kali perkembangan teknologi tidak selaras dengan kesadaran tersebut,” jelas Menteri Miguel Manetelu.

Oleh karena itu, Anggota Pemerinta itu mengatakan diperlukan kerangka hukum untuk mengatur penggunaan teknologi ini, sehingga jika terjadi penyalahgunaan, pihak yang bersangkutan dapat dikenai sanksi sesuai dengan ketentuan atau kerangka hukum yang akan disusun di masa depan.

Menteri Transportasi dan Komunikasi, Miguel Marques Gonçalves Manetelu, berpidato dalam forum AI & Digital Global Summit 2026 yang digelar di Seoul, Korea Selatan. Foto Media MTK

“Timor-Leste telah mengumumkan kemajuan serta rencana strategis mengenai bagaimana negara ini mengadopsi teknologi dan transformasi digital untuk memodernisasi sektor publik dan perekonomian,” ujar Menteri Manetelu.

Paparan ini menunjukkan komitmen Timor-Leste untuk memanfaatkan AI dan sarana digital guna meningkatkan kualitas layanan publik, infrastruktur, serta pengembangan kapasitas di negara tersebut.

Partisipasi dalam pertemuan puncak internasional di Korea Selatan itu membuka pintu bagi Timor-Leste untuk memperkuat kerja sama dengan negara-negara lain serta mitra teknologi demi pembangunan digital yang berkelanjutan.

Pertemuan puncak tersebut menghadirkan para pejabat pemerintah dari 60 negara, bersama dengan mitra pembangunan, pemimpin sektor swasta, dan para peneliti.

Tema-tema utama yang dibahas mencakup penerapan praktis  AI untuk pembangunan, dan acara ini diawali dengan pertemuan tingkat menteri yang berfokus pada AI dan digital.

Tim TATOLI

Publisidade

Leave a Reply

Latest Post

error: Content is protected !!