Top

Festival Jepang 2026 pererat persahabatan dan pertukaran budaya dengan Timor-Leste  

Jepang dan Timor-Leste terus mempererat hubungan persahabatan dan pertukaran budaya melalui penyelenggaraan Festival Jepang 2026 yang berlangsung di Timor Plaza, Dili. Foto SEAK

DILI, 10 Oktober 2026 (TATOLI) – Jepang dan Timor-Leste terus mempererat hubungan persahabatan dan pertukaran budaya melalui penyelenggaraan Festival Jepang 2026 yang berlangsung di Timor Plaza, Dili, Sabtu (10/10).

Festival tersebut memperkenalkan berbagai kekayaan budaya Jepang kepada masyarakat Timor-Leste, mulai dari seni bela diri tradisional, pertunjukan musik, hingga kuliner khas Negeri Sakura.

Berbagai kegiatan turut memeriahkan festival tersebut, termasuk demonstrasi seni bela diri Jepang seperti Shorinji Kempo, Aikido, dan Karate-Do, pertunjukan budaya, serta karaoke yang menghadirkan lagu-lagu Jepang, termasuk musik J-pop dan lagu tema anime.

Duta Besar Jepang untuk Timor-Leste, Yasushi Yamamoto, dalam sambutannya menegaskan bahwa hubungan kedua negara tidak hanya terbatas pada kerja sama pembangunan, tetapi juga didasarkan pada rasa saling percaya, persahabatan, dan penghormatan terhadap budaya masing-masing.

“Selain menjadi mitra dalam pembangunan, kita juga merupakan sahabat baik yang sangat menghormati budaya satu sama lain,” ujar Dubes Yasushi Yamamoto.

Ia menjelaskan bahwa Jepang dikenal sebagai Nippon atau Negeri Matahari Terbit, sementara Timor-Leste dalam bahasa Tetun dikenal sebagai Rai Lorosa’e, yang juga memiliki makna Negeri Matahari Terbit.

“Dengan berbagi keindahan matahari terbit yang sama, kedua negara telah membangun sejarah yang dilandasi rasa saling percaya dan persahabatan yang mendalam,” katanya.

Menurutnya, Festival Jepang menjadi kesempatan penting bagi masyarakat Timor-Leste untuk mengenal lebih dekat berbagai aspek kebudayaan Jepang, khususnya seni bela diri tradisional, musik, karaoke, dan kuliner.

“Saya berharap semua orang dapat menikmati segala hal yang ditawarkan Jepang melalui kelima indra mereka,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Negara Bidang Seni dan Budaya Timor-Leste, Jorge Cristóvão, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Jepang melalui Kedutaan Besar Jepang di Timor-Leste atas penyelenggaraan festival tersebut.

Mewakili Kementerian Pemuda, Olahraga, Seni dan Budaya, Jorge Cristóvão menilai kegiatan budaya seperti Festival Jepang memiliki peran penting dalam mempererat hubungan antarmasyarakat sekaligus mendorong keterlibatan generasi muda dalam pelestarian tradisi budaya.

“Tradisi-tradisi yang ditampilkan dalam kegiatan ini merupakan simbol persahabatan antara Timor-Leste dan Jepang melalui promosi budaya tradisional,” ungkapnya.

Ia menekankan bahwa keterlibatan generasi muda dalam kegiatan kebudayaan menjadi kesempatan untuk memperkenalkan, mempromosikan, sekaligus melestarikan identitas budaya.

Jorge Cristóvão juga mengakui kontribusi Kedutaan Besar Jepang dalam memperkenalkan dan melestarikan tradisi Jepang melalui penyelenggaraan festival tersebut.

Menurutnya, persahabatan melalui budaya, penghargaan terhadap identitas masing-masing bangsa, serta persatuan kedua masyarakat merupakan fondasi penting dalam memperkuat hubungan bilateral antara Timor-Leste dan Jepang, baik di tingkat masyarakat maupun pemerintahan.

Reporter: Cidalia Fátima

Editor: Armandina Moniz

Publisidade

Leave a Reply

Latest Post

error: Content is protected !!