Wakil Menteri Adérito hadiri kolokium Internasional bertajuk “Fidel : Warisan dan Masa Depan” di Kuba

DILI, 12 Agustus 2026 (TATOLI) – Wakil Menteri Urusan Parlemen Timor-Leste, Adérito Hugo da Costa, mewakili Pemerintah Timor-Leste menghadiri Kolokium Internasional pertama bertajuk “Fidel: Warisan dan Masa Depan” yang berlangsung di Havana, Kuba, pada 10 hingga 13 Agustus 2026.
Kolokium tersebut diselenggarakan dalam rangka memperingati seratus tahun kelahiran mantan pemimpin Kuba, Fidel Castro Ruz, atas inisiatif Pusat Fidel Castro Ruz bekerja sama dengan sejumlah lembaga akademik dan kebudayaan di Kuba.
Berdasarkan keterangan Pemerintah Timor-Leste, forum internasional itu mempertemukan para pemimpin politik, diplomat, akademisi, sejarawan, jurnalis, peneliti, mahasiswa, seniman, pemimpin sosial serta perwakilan gerakan solidaritas dari berbagai negara.
Dalam Portal Pemerintah, disebutkan bahwa Kolokium yang bertujuan merefleksikan dan menganalisis kontribusi Fidel Castro dalam bidang politik, sosial, internasional dan kemanusiaan, termasuk pengaruhnya terhadap gerakan pembebasan nasional dan negara-negara Global Selatan.
Forum tersebut juga membahas relevansi pemikiran Fidel Castro dalam menghadapi berbagai tantangan kontemporer, seperti ketimpangan, perubahan iklim, perdamaian, kedaulatan dan hak penentuan nasib sendiri.
Sejumlah tema yang dibahas selama kolokium mencakup Fidel sebagai revolusioner dan negarawan, ideologi dan pemikiran politik, kebijakan luar negeri Kuba, hubungan Selatan-Selatan, pendidikan, ilmu pengetahuan, kebudayaan, kesehatan, olahraga, kesetaraan, martabat manusia dan solidaritas internasional.
Selain itu, peserta juga membahas relevansi pemikiran Fidel pada abad ke-21, termasuk dalam menghadapi krisis lingkungan, perkembangan komunikasi politik, media sosial digital dan kecerdasan buatan (AI).
Kehadiran Adérito Hugo da Costa dalam forum tersebut dinilai mencerminkan hubungan persahabatan dan solidaritas yang telah lama terjalin antara Timor-Leste dan Kuba, sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan bilateral dan kerja sama kedua negara.
Hubungan Timor-Leste dan Kuba selama ini berkembang terutama dalam bidang pendidikan dan kesehatan, termasuk dukungan Kuba terhadap pendidikan dan pelatihan mahasiswa Timor-Leste.
Partisipasi Wakil Menteri Adérito juga menjadi kesempatan untuk mendorong diplomasi parlementer melalui pertukaran pandangan dan pengalaman dengan perwakilan parlemen, politik dan diplomatik dari berbagai negara guna memperkuat pemahaman, solidaritas dan kerja sama internasional.
Selama berada di Havana, Adérito bertemu dengan sejumlah pemimpin politik, diplomat dan perwakilan parlemen Kuba serta menegaskan kembali apresiasi Timor-Leste terhadap hubungan persahabatan dan solidaritas kedua negara.
Ia juga bertemu dengan delegasi Guinea-Bissau dan perwakilan negara lainnya untuk memperkuat jaringan hubungan dan solidaritas, khususnya dengan negara-negara yang memiliki hubungan sejarah, budaya dan bahasa Portugis.
Dalam rangkaian kunjungannya, Adérito melakukan pertemuan dengan Duta Besar Timor-Leste untuk Kuba, Nívio Leite Magalhães, dan menyampaikan apresiasi terhadap kerja diplomatik Kedutaan Besar dalam mewakili serta mempromosikan kepentingan Timor-Leste di Kuba.
Adérito juga bertemu dengan mahasiswa dan penerima beasiswa asal Timor-Leste yang sedang menempuh pendidikan di Kuba. Ia mendorong para mahasiswa untuk tetap disiplin dan memanfaatkan kesempatan pendidikan yang diperoleh karena mereka akan menjadi bagian penting dalam pembangunan Timor-Leste.
Menurutnya, pengetahuan dan kapasitas yang diperoleh selama menjalani pendidikan di luar negeri harus dapat memberikan kontribusi terhadap pembangunan nasional setelah mereka kembali ke Timor-Leste.
Wakil Menteri Urusan Parlemen juga mengunjungi Pusat Fidel Castro Ruz yang menyimpan dan melestarikan berbagai dokumen, benda, gambar dan catatan sejarah mengenai kehidupan serta aktivitas politik Fidel Castro.
Pemerintah menilai partisipasi Timor-Leste dalam kolokium tersebut menunjukkan komitmen untuk terus terlibat dalam dialog internasional, mempromosikan persahabatan antarbangsa serta memperkuat kerja sama dengan negara-negara mitra.
Keikutsertaan dalam Kolokium Internasional “Fidel: Warisan dan Masa Depan” juga menjadi kesempatan bagi Timor-Leste untuk memperkuat kehadirannya dalam forum internasional sekaligus mempererat hubungan persahabatan dan solidaritas dengan Pemerintah dan rakyat Kuba.
Reporter : Cidalia Fátima
Editor : Armandina Moniz

