Top

Wakil PM Kalbuadi bahas potensi investasi energi terbarukan dengan RISE TOGETHER asal Korea

Wakil Perdana Menteri, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, serta Menteri Pariwisata dan Lingkungan Hidup, Francisco Kalbuadi Lay, bertemu CEO Perusahaan RISE TOGETHER Co., Ltd, Hanrog Kang, asal Republik Korea. Foto Media Wakil PM

DILI, 12 Agustus 2026 (TATOLI) – Wakil Perdana Menteri, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, serta Menteri Pariwisata dan Lingkungan Hidup, Francisco Kalbuady Lay, mengadakan pertemuan dengan CEO Perusahaan RISE TOGETHER Co, Ltd, Hanrog Kang, asal  Republik Korea, yang juga memimpin sebuah konsorsium dengan membahas peluang investasi di Timor-Leste, khususnya di bidang energi terbarukan, infrastruktur air, dan pembangunan berkelanjutan.

Pertemuan yang dilakukan di Kantor Wakil Perdana Menteri di Farol, Dili, pada Selasa, 11 Agustus 2026, bertujuan untuk menjajaki peluang investasi di berbagai bidang yang berpotensi berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional dan pembangunan infrastruktur berkelanjutan.

Dalam diskusi tersebut, berdasarkan laman Wakil PM dan Kementerian Koordinator Ekonomi yang diakses, disebutkan  para pihak membahas investasi di bidang energi surya, energi angin, tenaga air, dan sistem tenaga surya terapung, serta infrastruktur pengolahan air dan logistik.

Inisiatif-inisiatif ini berpotensi mendukung diversifikasi sumber energi, meningkatkan akses terhadap energi bersih, memperkuat ketahanan air dan pangan, serta berkontribusi pada upaya Timor-Leste dalam mengurangi emisi gas rumah kaca.

Mengidentifikasi lokasi potensial untuk proyek energi terbarukan, maka RISE TOGETHER dan pihak-pihak terkait telah mengidentifikasi beberapa lokasi yang dapat dipertimbangkan untuk studi dan penilaian teknis, lingkungan, serta ekonomi di masa mendatang. Berikut beberapa lokasi untuk proyek energi terbarukan yang dipertimbangkan yaitu :

Sistem Tenaga Surya, target 90-100 MW

Usulan ini mencakup pengembangan sistem fotovoltaik surya berskala besar dan sistem terdistribusi. Lokasi potensial meliputi wilayah Greater Betano (Manufahi); Casa (Ainaro); kawasan pesisir Beaço (Viqueque); Dataran Tinggi Baucau dan Koridor Vemasse (Baucau), dataran rendah Metinaro dan Hera (Dili), Oecusse (RAEOA); serta Pulau Atauro.

Sistem Tenaga Angin, target 90-100 MW

Untuk energi angin, usulan ini berfokus pada kajian teknis dan lingkungan mengenai potensi sumber daya angin di darat (onshore) maupun di laut (offshore). Lokasi potensial meliputi Lariguto (Viqueque); Bobonaro dan Fohobogor (Covalima); Baucau dan Laleia (Manatuto); serta Khoholau, di perbatasan Ermera dan Aileu.

Pembangkit Listrik Tenaga Surya Terapung, Hidro, dan Hibrida

Proposal ini juga mempertimbangkan analisis kelayakan teknis dan lingkungan untuk integrasi sistem tenaga surya terapung di reservoir yang sesuai. Tujuannya adalah menjajaki kombinasi berbagai sumber energi terbarukan guna meningkatkan efisiensi dan stabilitas produksi energi.

Infrastruktur Air dan Logistik

Di bidang infrastruktur air dan logistik, proposal ini mencakup penerapan Unit Pemurnian Air Cerdas Terdesentralisasi serta Pusat Rantai Dingin (Cold Chain Center) bertenaga surya.

Inisiatif-inisiatif ini dapat mendukung ketahanan pangan lokal, meningkatkan akses terhadap air, serta mengembangkan sistem logistik yang berkelanjutan dan efisien.

Mendukung ekonomi hijau dan investasi berkelanjutan

Pemerintah memandang usulan-usulan ini sebagai peluang penting untuk menggali potensi sumber daya alam Timor-Leste serta menarik investasi internasional di sektor energi terbarukan, air, dan infrastruktur hijau.

Pemerintah juga terus berupaya menjalin kemitraan dengan investor dan perusahaan internasional—termasuk dari Republik Korea—untuk mengembangkan proyek-proyek yang layak, berkelanjutan, serta dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan perekonomian nasional.

Investasi dalam energi terbarukan juga berperan penting dalam mendukung transisi menuju ekonomi hijau, mengurangi ketergantungan pada sumber energi konvensional, serta berkontribusi pada upaya nasional dalam mengatasi perubahan iklim dan mengurangi emisi gas rumah kaca.

Pemerintah memandang bahwa usulan-usulan tersebut perlu ditindaklanjuti dengan kajian teknis, lingkungan, dan ekonomi—termasuk penilaian mengenai kelayakan proyek, ketersediaan lokasi, kapasitas infrastruktur, dan manfaat bagi masyarakat—sebelum Pemerintah mengambil keputusan terkait pelaksanaannya.

Pemerintah terus mendorong iklim investasi yang kondusif, transparan, dan berkelanjutan bagi sektor swasta serta mitra internasional, dengan tujuan mengembangkan infrastruktur modern, meningkatkan peluang ekonomi, dan membangun masa depan yang berkelanjutan bagi rakyat Timor-Leste.

Tim TATOLI

Publisidade

Leave a Reply

Latest Post

error: Content is protected !!