DILI, 16 Februari 2026 (TATOLI) – Timor-Leste dan Perancis semakin memperkuat kerja sama bilateral melalui serangkaian proyek konkret di berbagai bidang.
Hal ini diungkapkan Duta Besar Prancis untuk Indonesia, Timor-Leste, dan ASEAN, Fabien Penone, kepada wartawan usai bertemu Perdana Menteri (PM) Timor-Leste, Kay Rala Xanana Gusmão di kantor Pemerintah, Senin ini.
“Senang sekali bagi saya bisa bertemu kembali dengan Perdana Menteri. Seperti yang Anda ketahui, kami memperkuat hubungan antara Perancis dan Timor-Leste. Minggu depan, Presiden Ramos-Horta, akan berada di Paris untuk bertemu dengan Presiden Perancis, Emmanuel Macron,” ujar Fabien Penone dalam wawancara.
Duta Besar Penone menjelaskan bahwa penguatan hubungan bilateral mencakup bidang perlindungan dan keamanan, pertanian dan gizi, pariwisata, serta ekonomi.
“Kami ingin menciptakan peluang untuk memperkuat jaringan antara Perancis dan Timor-Leste. Itu sebabnya kami mengembangkan residensi seniman di antara kedua negara kami,” tambahnya.
Berita terkait : Perancis siap dukung pembangunan Timor-Leste di bidang pariwisata dan pertanian
Selain itu, Perancis juga mendorong pertukaran ilmiah antara kedua negara dengan menyambut mahasiswa program PhD dari Timor-Leste untuk belajar di Perancis.
Diskusi antara kedua pihak membahas seluruh aspek kerja sama, termasuk akademik, budaya, dan ekonomi.
Penone menekankan bahwa kemitraan ini bersifat komprehensif dan berbasis proyek nyata yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat.
Duta Besar Penone menambahkan, penguatan hubungan ini merupakan kesempatan bagi kedua negara untuk memperdalam kolaborasi di berbagai sektor dan membangun jaringan yang kuat antara Prancis dan Timor-Leste.
Reporter : Cidalia Fátima
Editor : Armandina Moniz




