Top

Dubes Australia ajak Jurnalis Timor-Leste daftar beasiswa ABC 2027

Duta Besar Australia untuk Timor-Leste, Caitlin Wilson berbincang dengan para jurnalis usai pertemuannya dengan Perdana Menteri, Kay Rala Xanana Gusmão, di Kantor Pemerintah, Jumat (06/11/2026). Foto/Media GPM

DILI, 06 November 2026 (TATOLI)–Duta Besar (Dubes) Australia untuk Timor-Leste, Caitlin Wilson, mengajak para jurnalis muda Timor-Leste untuk memanfaatkan kesempatan mengikuti program beasiswa jurnalisme kepentingan publik (Public Interest Media Scholarship) yang kembali dibuka oleh Australian Broadcasting Corporation (ABC) melalui ABC International Development untuk tahun 2027.

Ajakan tersebut disampaikan Dubes Caitlin Wilson kepada wartawan usai melakukan pertemuan perpisahan dengan Perdana Menteri, Kay Rala Xanana Gusmão, di Kantor Pemerintah, Jumat ini menjelang berakhirnya masa tugas diplomatiknya di Timor-Leste.

Caitlin Wilson mengatakan, Pemerintah Australia melalui ABC International Development berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan kapasitas dan keterampilan para jurnalis Timor-Leste, termasuk melalui program beasiswa tahunan yang memberikan kesempatan kepada dua jurnalis muda untuk mengikuti pelatihan dan pendampingan profesional di Australia.

“Saya secara terbuka mengajak semua jurnalis untuk melihat informasi pendaftaran dan mengajukan aplikasi mereka. Kami sangat antusias untuk mendukung dua penerima beasiswa berikutnya pada tahun depan,” kata Caitlin Wilson.

Berita terkait : ABC Australia kembali buka peluang beasiswa bagi wartawan Timor-Leste

Ia menjelaskan bahwa Australia merasa bangga dapat berkontribusi terhadap pengembangan sektor media di Timor-Leste melalui berbagai program kerja sama, baik melalui kemitraan dengan Radio dan Televisi Timor-Leste (RTTL) maupun melalui program peningkatan kapasitas jurnalis muda.

“Kami sangat bangga melalui kerja sama dengan ABC International Development dapat mendukung pengembangan kapasitas dan keterampilan sektor media, tidak hanya melalui kemitraan dengan RTTL, tetapi juga melalui program beasiswa tahunan bagi dua jurnalis muda untuk mengikuti pelatihan dan pendampingan di Australia,” jelasnya.

Menurut Wilson, program tersebut memberikan kesempatan kepada para penerima beasiswa untuk memperoleh pengalaman langsung bersama para profesional media di Australia, sebelum kembali ke Timor-Leste dan melanjutkan pengembangan karya jurnalistik melalui kerja sama dengan ABC Australia.

Ia juga mengapresiasi pengalaman para penerima beasiswa angkatan pertama pada 2026, yang dinilai telah menunjukkan potensi dan kemampuan jurnalis muda Timor-Leste untuk terus berkembang.

“Saya mengetahui bahwa ketika kita bertemu sebelum dan sesudah program beasiswa, pengalaman tersebut sangat berharga. Program ini telah membantu mengembangkan bakat yang kami lihat pada para jurnalis, dan bakat tersebut perlu terus didukung serta dibina,” ungkapnya.

Selain mendorong para jurnalis untuk mengikuti program beasiswa, Wilson menegaskan bahwa kebebasan pers dan independensi media merupakan prinsip penting yang terus didukung Australia sebagai sesama negara demokratis.

“Salah satu hal yang sangat diyakini Australia sebagai sesama negara demokratis adalah pentingnya independensi dan kebebasan media, serta upaya berkelanjutan untuk meningkatkan keterampilan jurnalisme investigatif,” tegasnya.

ABC International Development, bekerja sama dengan Kedutaan Besar Australia di Timor-Leste, kembali membuka pendaftaran program Public Interest Media Scholarship tahap kedua bagi dua jurnalis muda Timor-Leste untuk mengikuti program pengembangan profesional di Australia pada 2027.

Berdasarkan pengumuman resmi ABC International Development pada 02 November 2026, program tersebut terbuka bagi jurnalis berkewarganegaraan Timor-Leste yang berusia di bawah 35 tahun dan aktif menghasilkan karya jurnalistik dalam bahasa Tetum, Portugis, atau Inggris.

Dua jurnalis terpilih akan mendapatkan kesempatan mengikuti pelatihan yang seluruh biaya perjalanannya ditanggung ke Australia pada Februari 2027, termasuk pengalaman langsung bekerja dan belajar bersama tim redaksi ABC News di Melbourne dan Sydney.

Selain mengikuti pelatihan di Australia, para penerima beasiswa juga akan memperoleh pendampingan jurnalistik melalui program mentoring secara langsung di Timor-Leste maupun secara daring bersama para mentor dari ABC International Development.

Pendampingan tersebut bertujuan membantu para peserta mengembangkan proposal liputan menjadi karya jurnalistik yang siap dipublikasikan atau disiarkan melalui media masing-masing.

Hasil karya jurnalistik para penerima beasiswa juga berkesempatan diperkenalkan dalam kegiatan Dili Dialogue yang diselenggarakan Dewan Pers Timor-Leste pada Mei 2027.

Program beasiswa ini merupakan kelanjutan dari penyelenggaraan pertama pada 2026, yang sebelumnya memberikan kesempatan kepada dua jurnalis muda dari Kantor Berita TATOLI dan media Neon Metin untuk mengikuti pelatihan dan pendampingan jurnalistik bersama ABC News di Australia.

Reporter     : Cidalia Fátima

Editora        : Julia Chatarina

Publisidade

Leave a Reply

Latest Post

error: Content is protected !!