DILI, 14 November 2025 (TATOLI) – Wakil Perdana Menteri, Menteri Koordinasi Urusan Sosial, dan Menteri Pembangunan Pedesaan dan Perumahan Komunitas, Mariano Assanami Sabino, bertemu dengan tiga jurnalis cilik untuk membahas pendidikan di Timor-Leste, termasuk peran Majalah Lafaek dalam mempromosikan literasi dan kepemimpinan di kalangan anak muda.
Dalam surat siaran pers yang diakses Tatoli, dijelaskan bahwa pertemuan yang dilakukan pada 10 November 2025 itu difasilitasi CARE Timor-Leste melalui proyek Lafaek ini memberikan ruang bagi diskusi mengenai pentingnya keterlibatan orang tua dalam membaca bersama anak-anak di rumah.
Sejak diluncurkan pada 2001, Majalah Lafaek telah menjadi sumber pendidikan yang vital di daerah pedesaan, digunakan oleh siswa, orang tua, dan guru di seluruh negeri.
Dalam wawancara tersebut, Wakil PM Assanami mendorong para jurnalis muda untuk mempersiapkan diri menjadi pemimpin yang lebih baik di masa depan.
Para jurnalis cilik senang bisa mendengar langsung dari Wakil Perdana Menteri tentang pengalamannya selama perjuangan kemerdekaan, serta wawasan tentang kepemimpinan dan pengambilan keputusan. Kata-kata dan pengalaman beliau menjadi sumber motivasi.
Wakil PM Assanami juga menyampaikan pesan inspiratif “Semua orang harus hidup setara, laki-laki maupun perempuan, tanpa memandang kondisi mereka. Semua anak harus bersekolah, terutama anak perempuan. Semakin banyak anak perempuan belajar dan berkembang melalui pendidikan, semakin kuat negara kita”.
“Majalah Lafaek dalam bahasa Tetum membantu anak-anak belajar dan berbicara Tetun dengan baik. Dengan berbagi pengetahuan dengan cara yang mereka pahami, kita sedang berinvestasi pada pemimpin masa depan,” katanya.
Dukungan terhadap Majalah Lafaek juga datang dari pihak internasional.
Dilain pihak, Helen Tunnah, Duta Besar Selandia Baru untuk Timor-Leste, mengatakan pihaknya sangat senang mendukung Majalah Lafaek. “Kami sangat senang mendukung Majalah Lafaek, terutama dalam membantu anak muda belajar melalui bahasa Tetum, serta mendukung sekolah dan komunitas di seluruh negeri. Kami juga senang berkontribusi pada pendidikan prasekolah dan anak usia dini di Timor-Leste, yang sangat penting untuk membentuk masa depan,” katanya.
CARE Timor-Leste mengapresiasi dukungan berkelanjutan Wakil PM Assanami terhadap Proyek Lafaek dan komitmennya dalam pemberdayaan pemuda. Inisiatif ini dilaksanakan bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan didukung secara dermawan oleh Pemerintah Selandia Baru.
Sejak 2001, Proyek Lafaek telah menjadi intervensi unggulan CARE dalam menjangkau masyarakat Timor-Leste, khususnya populasi pedesaan yang paling terpinggirkan, sambil mempromosikan literasi, numerasi, pendidikan, kesetaraan gender, dan pemberdayaan anak muda.
Majalah ini diterbitkan tiga kali setahun dalam beberapa edisi, dari Lafaek Ki’ik untuk anak prasekolah hingga Lafaek ba Komunidade untuk anggota komunitas, serta didukung oleh platform online untuk meningkatkan partisipasi dan pendidikan pemuda.
Reporter : Cidalia Fátima
Editor : Armandina Moniz




