iklan

KESEHATAN

Lima orang meninggal akibat rabies pada September 2025

Lima orang meninggal akibat rabies pada September 2025

Foto spesial

 

DILI, 21 Oktober 2025 (TATOLI) – Kementerian Kesehatan (MS) mencatat lima orang meninggal dunia akibat rabies dalam satu bulan terakhir (September), dimana tiga kasus terjadi di Covalima dan dua di Oé-Cusse.

Informasi tersebut disampaikan oleh Petugas Pengendalian Rabies Kementerian Kesehatan, Francisco Xavier Viana. Ia menyebut bahwa dengan tambahan kasus ini, total kematian akibat rabies sepanjang tahun 2025 meningkat menjadi 21 orang.

Data tersebut dipaparkan dalam kegiatan pelatihan pengendalian dan pencegahan rabies yang diselenggarakan hari ini di ruang  Komisi Pemilihan Umum Nasional (CNE), Díli.

Berdasarkan distribusi geografis, tercatat tujuh kematian di Covalima, empat di Oé-Cusse, tiga di Bobonaro, empat di Ermera, satu di Manufahi, satu di Liquiçá, dan satu di Manatuto.

Kepala Surveilans Epidemiologi Dinas Kesehatan Bobonaro, Zito Viegas, menjelaskan bahwa tim kesehatan terus bekerja sama dengan Direktorat Veteriner Nasional Kementerian Pertanian, Peternakan, Perikanan, dan Kehutanan (MAPPF) untuk melaksanakan kampanye penyadaran masyarakat mengenai pentingnya vaksinasi rabies pada hewan peliharaan.

Menurut data Kementerian Kesehatan, sejak tahun lalu tercatat 4.330 kasus gigitan hewan, terdiri dari 1.319 kasus pada tahun 2024 dan 3.011 kasus pada tahun 2025. Gigitan tersebut melibatkan 149 anjing, seekor babi, dan tiga hewan lainnya.

Reporter: Ivonia da Silva (Penerjemah: Cidalia Fátima)

Editor: Armandina Moniz 

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!