Top

Pemerintah paparkan proyek strategis Rumah Sakit Militer F-FDTL

Menteri Pertahanan, Donaciano do Rosário da Costa Gomes “Pedro Klamar Fuik”. Foto Tatoli/Egás Cristóvão

DILI, 01 Juli 2026 (TATOLI)–Pemerintah Timor-Leste memaparkan proyek strategis pembangunan Rumah Sakit Militer FALINTIL-Forças de Defesa de Timor-Leste (F-FDTL) yang akan dibangun melalui kerja sama bilateral antara Timor-Leste dan Republik Rakyat Tiongkok.

Pemaparan tersebut disampaikan Menteri Pertahanan, Donaciano do Rosário Gomes, kepada Dewan Menteri dalam rapat yang digelar pada Rabu, sebagai bagian dari pembahasan perkembangan proyek strategis di sektor pertahanan dan kesehatan.

Dalam presentasi itu, misi teknis Tiongkok yang bertanggung jawab atas pekerjaan persiapan proyek menjelaskan karakteristik utama Rumah Sakit Persahabatan Timor-Leste–Tiongkok yang akan dibangun di kawasan Kementerian Pertahanan dan Markas Besar F-FDTL di Dili.

Rumah sakit tersebut dirancang sebagai rumah sakit umum berkapasitas 100 tempat tidur dengan luas sekitar 10.500 meter persegi. Fasilitas itu akan terdiri atas gedung utama setinggi delapan lantai beserta sejumlah bangunan pendukung yang dilengkapi teknologi medis modern.

Rumah sakit akan menyediakan berbagai layanan kesehatan, meliputi pelayanan rawat jalan, instalasi gawat darurat, rawat inap, pencitraan medis, laboratorium klinis, hingga unit perawatan intensif.

Selain memaparkan rancangan pembangunan rumah sakit, Menteri Pertahanan juga menyampaikan rencana pembentukan Komisi Antarkementerian yang akan bertugas mengawasi dan memantau pelaksanaan pembangunan Rumah Sakit Militer tersebut.

Pemerintah menilai proyek ini merupakan salah satu infrastruktur strategis yang bertujuan memperkuat kapasitas operasional F-FDTL sekaligus melengkapi layanan yang diberikan oleh Serviço Nacional de Saúde (SNS) atau Layanan Kesehatan Nasional.

Melalui pembangunan rumah sakit ini, pemerintah berharap dapat meningkatkan kemampuan negara dalam menangani keadaan darurat, bencana alam, dan krisis kemanusiaan, sekaligus mendorong pengembangan pendidikan serta kedokteran militer di Timor-Leste.

Selain itu, keberadaan rumah sakit tersebut diharapkan dapat mengurangi ketergantungan terhadap pengobatan di luar negeri serta memberikan manfaat tidak hanya bagi personel F-FDTL, tetapi juga bagi masyarakat sipil.

Pemerintah meyakini proyek ini akan memperkuat kapasitas nasional di bidang kesehatan sekaligus memberikan kontribusi terhadap pembangunan ekonomi Timor-Leste melalui peningkatan kualitas layanan kesehatan dan pengembangan sumber daya manusia di sektor medis.

Reporter : Cidalia Fátima

Editór      : Cancio Ximenes

Publisidade

Leave a Reply

Latest Post

error: Content is protected !!