DILI, 22 Juli 2026 (TATOLI) – Menteri Luar Negeri dan Kerja Sama (MNEC) Republik Demokratik Timor-Leste, Bendito dos Santos Freitas menegaskan kembali komitmen Timor-Leste untuk mendorong perdamaian, stabilitas, pembangunan berkelanjutan, serta tatanan kawasan yang berbasis aturan melalui peningkatan kerja sama dan dialog kawasan.
“Menggarisbawahi dukungan Timor-Leste terhadap pelaksanaan Visi Komunitas ASEAN 2045 dan menegaskan kembali komitmen negara ini untuk mendorong perdamaian, stabilitas, pembangunan berkelanjutan, serta tatanan kawasan yang berbasis aturan melalui peningkatan kerja sama dan dialog Kawasan,” kata Menteri Bendito dalam Pertemuan ke-59 Menteri Luar Negeri ASEAN (ASEAN Foreign Ministers’ Meeting/AMM) sesi Sidang Pleno di Philippine International Convention Center (PICC) di Pasay City, Manila, Filipina, Selasa (21/07/2026).
Melansir laman resmi Kementerian Luar Negeri dan Kerja Sama, disebutkan bahwa dalam pertemuan tersebut, Menteri Bendito juga menegaskan komitmen kuat Timor-Leste untuk berkontribusi secara konstruktif terhadap proses pembangunan Komunitas ASEAN serta bekerja sama erat dengan negara-negara anggota lainnya guna memperkuat persatuan, sentralitas, ketahanan, dan integrasi kawasan ASEAN.
Sidang Pleno tersebut mempertemukan para Menteri Luar Negeri ASEAN untuk membahas prioritas utama dalam memperkuat pembangunan Komunitas ASEAN, pelaksanaan Treaty of Amity and Cooperation in Southeast Asia (TAC), serta peninjauan hubungan eksternal dan kemitraan dialog ASEAN, termasuk persiapan bagi rangkaian pertemuan mendatang seperti Post-Ministerial Conferences, ASEAN Regional Forum (ARF), Pertemuan Menteri Luar Negeri East Asia Summit (EAS), serta KTT ASEAN ke-49 dan KTT Terkait.

Dalam pertemuan itu, Para Menteri juga meninjau Laporan Tahunan Komisi Antarpemerintah ASEAN untuk Hak Asasi Manusia (AICHR) serta membahas pengesahan Komunike Bersama dan dokumen hasil pertemuan lainnya.
Selama pertemuan Sidang Pleno Pertemuan Menteri Luar Negeri ASEAN (AMM) ke-59 itu, Menteri Bendito dos Santos Freitas didampingi oleh Wakil Menteri Urusan ASEAN, Mulia Milena Rangel.
Sementara itu, upacara Pembukaan pertemuan Menteri Luar Negeri ASEAN (AMM) ke-59, Konferensi Pasca-Pertemuan Menteri, dan pertemuan-pertemuan terkait, itu diselenggarakan di Pasay City, Filipina, pada Selasa (21/07).
Pembukaan tersebut secara resmi menandai dimulainya rangkaian pertemuan tingkat menteri ASEAN, dengan mengusung tema keketuaan Filipina di ASEAN tahun 2026: “Navigating Our Future, Together” (Menavigasi Masa Depan Kita Bersama).
Dimana, dalam sambutan pembukaannya, Theresa P. Lazaro, Sekretaris Urusan Luar Negeri Filipina, menekankan pentingnya persatuan ASEAN, tindakan kolektif, dan diplomasi aktif dalam merespons lanskap geopolitik yang semakin kompleks—yang ditandai oleh ketidakpastian, persaingan strategis, serta tantangan keamanan kawasan yang terus berkembang.
Pertemuan Menteri Luar Negeri ASEAN ke-59 beserta pertemuan-pertemuan terkait, yang berlangsung pada tanggal 21 hingga 24 Juli 2026, mempertemukan para Menteri Luar Negeri negara anggota ASEAN dan Mitra Wicara untuk membahas isu-isu prioritas dalam agenda regional dan internasional.
Tim TATOLI




