Top

Dubes Irlandia yakin Timor-Leste bawa nilai demokrasi ke ASEAN

Duta Besar Irlandia untuk Timor-Leste dan Indonesia, Padraig Francis, bertemu Perdana Menteri, Kay Rala Xanana Gusmão, di kantor Pemerintah, Selasa (17/06). Foto GPM

DILI, 17 Juni 2025 (TATOLI)– Duta Besar Irlandia untuk Timor-Leste dan Indonesia, Padraig Francis, menyatakan keyakinannya bahwa Timor-Leste akan menjadi suara penting dalam ASEAN (Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara) dengan membawa nilai-nilai demokrasi dan penghormatan terhadap hak asasi manusia.

Pernyataan tersebut disampaikan Dubes Padraig Francis usai melakukan pertemuan perpisahan dengan Perdana Menteri, Kay Rala Xanana Gusmão, di kantor Pemerintah, Selasa ini.

“Timor-Leste memiliki tradisi demokrasi dan penghormatan terhadap hak asasi manusia yang kuat. Saya yakin negara ini akan menjadi suara penting di ASEAN,” kata Dubes Padraig Francis.

Ia menambahkan, meskipun Timor-Leste merupakan negara kecil seperti Irlandia, keduanya memiliki semangat dan tanggung jawab besar untuk memainkan peran aktif di dunia internasional.

Dalam kesempatan tersebut, Dubes Padraig juga menegaskan bahwa Irlandia terus berkomitmen mendukung pembangunan sumber daya manusia di Timor-Leste, khususnya melalui program beasiswa.

“Tahun ini, kami berharap ada tiga mahasiswa Timor-Leste yang akan belajar di Irlandia melalui Program Beasiswa Irlandia untuk negara-negara berkembang. Ini adalah bagian dari upaya kami dalam mendukung peningkatan kapasitas pejabat dan pemuda Timor-Leste,” jelasnya.

Selain itu, Irlandia juga menunjukkan dukungan kepada negara-negara kepulauan kecil yang sedang berkembang (Small Island Developing States/SIDS), termasuk Timor-Leste, dengan terus mendorong kerja sama dalam forum-forum internasional seperti Konferensi Kelautan di Nice Perancis tahun ini dan tentunya di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

“Kami adalah negara pulau kecil dan memahami tantangan yang dihadapi negara-negara seperti Timor-Leste. Karena itu, solidaritas dan kerja sama akan terus kami tingkatkan,” ucapnya.

Pertemuan ini juga menandai akhir masa tugas Dubes Padraig Francis di kawasan, dan menjadi bagian dari kunjungan perpisahannya kepada pimpinan negara.

“Irlandia memiliki hubungan sejarah dengan Timor-Leste, sejak masa perjuangan kemerdekaan hingga kini. Kami ingin menjaga hubungan erat dan kontak rutin dengan Timor-Leste ke depannya,” paparnya.

Reporter  : Cidalia Fátima

Editor      : Armandina Moniz

Publisidade

Leave a Reply

Latest Post

error: Content is protected !!