iklan

KESEHATAN, DILI

Update Kasus DBD: 3.454  warga Dili teridentifikasi, 33 meninggal  dunia  

Update Kasus DBD: 3.454  warga Dili teridentifikasi, 33 meninggal  dunia   

Foto google

DILI, 30 mei 2022 (TATOLI)—Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Timor-Leste (TL), mencatat 3.454 warga Dili teridenfikasi Deman Berdarah Dengue (DBD), dan 33 orang meninggal dunia sejak awal januari 2022 hingga saat ini.

Sementara itu, data  dari Kemenkes Timor-Leste (TL) secara nasional, mencatat 4.997 kasus dan 56 meninggal dunia sejak awal januari 2022 hingga saat ini.

Berdasarkan siaran pers yang diakses Tatoli dari Kemenkes, minggu (30/05), menyebutkan, kasus tersebut teridentifikasi di kotamadya Dili dengan 3.454 kasus, Manatuto (175), Ermera (118), Baucau (331), Manufahi (202), Covalima (149), Liquica (140), Bobonaro (57), Aileu (85), Viqueque (80), Ainaro (45), Lautem (155) dan enam kasus dari Wilayah Administrasi Khusus Oecusse-Ambeno (RAEOA).

“Sebagian besar kasus berasal dari Dili dengan 3.454 kasus dan 33 orang meninggal dunia. Kasus DBD juga tercatat di 12 kotamadya lainnya,” tulis siaran pers itu.

Dalam siaran pers juga dijelaskan, sebagian besar kasus DBD di Kotamadya Dili, teridentifikasi dari Pos Administratif Dom Aleixo, dengan 2.074 kasus, Pos Administratif Cristo Rei (517 kasus), Pos Administratif Na’in Feto (416 kasus), Pos Administratif Vera Cruz (373 kasus), Atauro (18 kasus) dan 56 tercatat dari Metinaro.

Dengan melonjaknya DBD, Kemenkes meminta kepada penduduk di Dili dan kotamadya lainnya agar secepatnya membawa pasien yang mengalami deman, radang sendi dan bersin-bersin ke pusat kesehatan untuk mendapatkan pengobatan.

Kemenkes juga meminta kepada masyarakat untuk berkoordinasi dengan pemerintah setempat agar membersihkan rumah dan lingkungan untuk mencegah wabah DBD.

Dinas Kesehatan Kotamadya Dili (SSMD) mencatat pada 2021 lalu, teridentifikasi 672 pasien deman berdarah dan delapan meninggal dunia.

Reporter : Mirandolina Barros Soares

Editor      : Armandina Moniz

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!