Selama empat bulan, 1.774 bayi lahir di Rumah Sakit Nasional dan 32 meninggal

DILI, 24 mei 2022 (TATOLI)— Sebanyak 1.774 bayi lahir di Rumah Sakit Nasional Guido Valadares (HNGV) dan 32 meninggal dunia selama empat bulan terhitung awal januari hingga april 2022.
“Sejak awal januari hingga april 2022 ada 1.774 bayi lahir di HNGV dan 32 bayi meninggal dunia. Sementara itu terdaftar juga empat ibu meninggal dunia saat melahirkan bayi mereka,” kata Kepala Layanan Kontrol Kualitas Rumah Sakit Nasional, Sara Maria Xavier, kepada wartawan di Bidau Dili, selasa ini.
Dijelaskan, sejak awal januari hingga april, terdaftar total 1.677 ibu hamil yang dirawat di ruang persalinan. Diantara mereka ada 1.209 ibu hamil melahirkan secara normal, 369 (operasi caesar), dan 109 ibu melahirkan setelah di vakum.
Menurutnya, bayi yang meninggal dunia disebabkan oleh kasus komplikasi atau infeksi. Itu terjadi karena, ibu hamil tidak rutin melakukan pemeriksaan di pusar kesehatan terdekat sehingga menyebabkan janin meninggal didalam perut sebelum dilahirkan.
“Kita meminta kepada semua ibu hamil, saat akan melahirkan harus melakukan pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu di pusat kesehatan terdekat untuk dapat mengontrol kesehatan, jika tidak dapat membahayakan nyawa pada bayi dan ibu,” mintanya.
Sara juga meminta kepada ibu hamil untuk mendapatkan edukasi kesehatan tentang cara menghitung waktu 24 jam, saat akan melahirkan khususnya bagi ibu hamil delapan bulan keatas.
“Pergerakan janin minimal 12 kali, itu tidak termasuk dengan tidur pada malam hari. Jika, kurang frekuensi maka artinya ada masalah sedikit pada bayi, dan ini merupakan tanda bahaya, maka ibu harus cepat ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan sebelum janin meninggal dalam perut,” pintanya.
Dikatakan, untuk mencegah bayi meninggal di dalam perut, maka ibu hamil harus makan makanan yang bernutrisi, seperti sayur yang akan kaya dengan vitamin dan nutrisi, selama proses kehamilan.
Reporter : Mirandolina Barros Soares
Editor : Armandina Moniz

