Top

Kasus Ebola di Kongo terus meningkat, 3.175 orang meninggal dunia

Jenazah dibawa ke kamar jenazah Pusat Medis Nyankunde untuk menjalani prosedur pemakaman oleh tim kesehatan di Bunia, Republik Demokratik Kongo. Foto ANTARA

DILI, 08 September 2026 (TATOLI) – Institut Nasional Kesehatan Masyarakat (INSP) Kongo menyatakan jumlah kasus Ebola terkonfirmasi di Republik Demokratik Kongo meningkat menjadi 6.604 kasus, dengan 3.175 orang dilaporkan meninggal dunia.

“Dalam kurun waktu 24 jam terakhir, tercatat 82 kasus baru dan 41 kematian. Total jumlah kasus, sejak awal wabah, telah mencapai 6.604, dengan 3.175 orang meninggal dunia,” menurut pernyataan  INSP Kongo yang dipublikasikan pada Senin (07/09).

Para dokter dan pekerja kemanusiaan di Ituri dan Kivu Utara, yang diwawancarai Washington Post, menyebutkan data statistik resmi mungkin hanya mencerminkan sebagian dari jumlah kasus sebenarnya.

Berita terkait : WHO : Wabah Ebola di Republik Kongo yang terbesar dalam sejarah

Banyak orang terinfeksi tidak tercatat dalam sistem pemantauan epidemiologi, sedangkan sebagian besar lainnya meninggal dunia di luar fasilitas medis.

Hingga kini, baik vaksin maupun pengobatan untuk jenis baru Ebola Bundibugyo belum memiliki izin resmi. Namun, data laboratorium menunjukkan vaksin Ebola Ervebo, yang dikirim Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) ke Kongo, mungkin dapat memberikan perlindungan terhadap penyakit tersebut.

Pada 20 Agustus lalu, WHO melaporkan telah mengirim 70 ribu dosis vaksin Ervebo ke Kongo. Vaksin tersebut untuk melindungi tenaga kesehatan dan keperluan uji klinis.

TATOLI kutip dari Antaranews dan Sputnik

Publisidade

Leave a Reply

Latest Post

error: Content is protected !!