iklan

BOBONARO, DILI, INTERNASIONAL, PENDIDIKAN, POLITIK

Program Avansa Agrikultura bantu kembangkan petani di enam kotamadya

Program Avansa Agrikultura bantu kembangkan petani di enam kotamadya

Foto google

DILI, 04 desember 2021 (TATOLI)—Program Avansa Agrikultura dari Lembaga Pembangunan Internasional Amerika Serikat (USAID) yang diterapkan dari tahun 2015 telah membantu perkembangan petani di enam kotamadya seperti Aileu, Ainaro, Bobonaro, Dili, Liquiça dan Ermera.

Program Avansa Agrikultura adalah program yang  diterapkan di Timor-Leste (TL) pada April 2015 sampai Januari 2021 dengan dana sebesar $19.2 juta melalui kerja sama dengan Kementerian Petanian dan Perikanan serta Kementerian Pariwisata, Perdagangan dan Industri.

Direktur Misi USAID di TL, Zema Semunegus mengatakan, meskipun pertanian adalah mata pencaharian utama bagi sekitar 70 persen populasi di TL, namun  banyak petani masih kekurangan akses ke teknologi dan praktik yang mereka butuhkan untuk produksi tanaman yang efisien.

Avansa Agrikultura USAID mempercepat pertumbuhan inklusif di seluruh usaha mikro di sektor pertanian dengan menghubungkan rumah tangga Timor dengan pasar baru dan lini produk baru, dengan layanan keuangan dan teknologi baru, dan dengan peluang penghasilan yang lebih besar.

“Sejak 2015, pemasok input kecil dan menengah telah meningkatkan penjualan sebesar 1.300 persen. Hal ini sebagai hasil dari pengenalan teknologi baru kepada petani TL dan Avansa Agrikultura USAID bekerja sama dengan pedagang grosir untuk meningkatkan akses ke input, dan lembaga keuangan mikro untuk opsi kredit,” kata Direktur Misi USAID untuk TL pada Tatoli secara esklusif di kantor USAID Farol, Kamis.

Ia menambahkan, dalam satu tahun, pemasok input pertanian lebih dari $600.000 dalam penjualan kepada petani proyek. Juga, 48 persen penerima manfaat proyek adalah perempuan. Sangat penting untuk mempromosikan peluang bagi perempuan di sektor pertanian dan sektor lain di seluruh Timor.

Pendapatan petani meningkat lebih dari 1.100 persen dari 2015 hingga 2020, dari $235 menjadi $2.661 per tahun karena varietas tanaman baru diperkenalkan dan teknik pertanian modern dipraktikkan secara luas di tempat proyek bekerja.

Di tempat Avansa Agrikultura bekerja, kelaparan berkurang dari 15 menjadi 0,9 persen; perempuan dan anak-anak diuntungkan karena rumah tangga mengkonsumsi 28 persen dari produk bergizi dan perempuan ditemukan makan lima kelompok makanan atau lebih per hari pada tahun 2020.

Melalui Avansa Agrikultura USAID juga telah melatih lebih dari 12.000 petani dan meningkatkan ketahanan mereka terhadap perubahan iklim.

Ini termasuk menunjukkan kepada petani di komunitas pegunungan yang miskin bagaimana menanam tanaman di lereng bertingkat untuk membendung aliran air selama banjir bandang dan untuk meningkatkan kesuburan tanah.

Jenis teknik pertanian ini membantu petani Timor beradaptasi dengan cuaca yang lebih buruk dan melindungi sumber daya alam kita yang berharga.

Reporter : Cidalia Fátima

Editor      : Armandina Moniz

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!