Top

Dampak Konflik Global, Timor-Leste sesuaikan harga acuan material konstruksi

Menteri Pekerjaan Umum, Samuel Marçal. Foto Tatoli/Francisco Sony

DILI, 21 Oktober 2026 (TATOLI) — Pemerintah Timor-Leste melalui Dewan Menteri menyetujui penyesuaian sementara harga satuan acuan bahan bakar minyak (BBM), semen, dan bitumen yang digunakan dalam proyek pembangunan infrastruktur publik, menyusul meningkatnya biaya material konstruksi akibat konflik bersenjata di Eropa dan Timur Tengah.

Keputusan tersebut diambil dalam rapat Dewan Menteri yang berlangsung di Istana Pemerintah, Dili, Rabu, berdasarkan proposal yang diajukan Menteri Pekerjaan Umum, Samuel Marçal.

Penyesuaian ini dilakukan untuk merespons kenaikan harga material konstruksi di pasar nasional dan internasional yang dipengaruhi ketidakstabilan global, sekaligus memastikan keberlanjutan pelaksanaan proyek-proyek pembangunan infrastruktur negara.

Berdasarkan keputusan tersebut, pemerintah menugaskan Badan Pembangunan Nasional (Agência de Desenvolvimento Nacional – ADN, IP) untuk memperbarui harga satuan acuan tiga jenis material utama yang digunakan dalam pekerjaan umum.

Harga acuan yang ditetapkan meliputi BBM sebesar US$1,65 per liter, semen US$5 per sak, dan bitumen US$1,25 per kilogram.

Penyesuaian harga tersebut dimaksudkan untuk menyelaraskan perhitungan biaya proyek pemerintah dengan kondisi pasar, terutama di tengah meningkatnya biaya pengadaan bahan konstruksi yang dapat memengaruhi pelaksanaan pekerjaan infrastruktur.

Melalui kebijakan ini, pemerintah berupaya mencegah terhentinya proyek pembangunan akibat kenaikan biaya material, sekaligus menjamin kelangsungan dan kualitas konstruksi infrastruktur publik.

Selain memperbarui harga acuan, ADN juga diberikan tanggung jawab untuk memantau perkembangan harga material secara berkala, baik di pasar domestik maupun internasional.

Pemantauan tersebut menjadi dasar untuk melakukan penyesuaian harga lebih lanjut apabila diperlukan, dengan tetap mempertimbangkan perlindungan kepentingan negara dan perusahaan yang terlibat dalam pelaksanaan proyek pekerjaan umum.

Pemerintah menegaskan pentingnya penyesuaian harga acuan agar pelaksanaan pembangunan infrastruktur dapat terus berjalan meskipun menghadapi tekanan kenaikan biaya material akibat situasi geopolitik internasional.

Dengan keputusan ini, pemerintah berupaya menjaga keseimbangan antara biaya pelaksanaan proyek, keberlanjutan pembangunan, dan kualitas infrastruktur publik di Timor-Leste.

Untu diingatkan bahwa penyesuaian tersebut bersifat sementara dan berlaku sebagai harga acuan perhitungan biaya material dalam proyek pekerjaan umum, bukan sebagai penetapan harga jual eceran BBM dan semen bagi masyarakat. 

Reporter : Cidalia Fátima

Editor    : Armandina Moniz

Publisidade

Leave a Reply

Latest Post

error: Content is protected !!