Top

Paus Leo dorong kaum muda pahami cinta sejati melalui buku YOUCAT : Love Forever

Buku YOUCAT: Love Forever. Foto Vatikan news

DILI, 08 Oktober 2026 (TATOLI) – Pemimpin tertinggi Gereja Katolik sedunia, Paus Leo XIV, mendorong generasi muda untuk memahami makna cinta sejati sebagai sebuah komitmen yang dilandasi kesetiaan, tanggung jawab, dan pengorbanan melalui buku YOUCAT: Love Forever, yang membahas cinta, hubungan, dan perkawinan berdasarkan ajaran Gereja Katolik.

Pesan tersebut disampaikan Paus Leo XIV dalam kata pengantar buku YOUCAT: Love Forever, yang diperkenalkan di Roma pada 06 Oktober 2026 sebagai panduan bagi kaum muda dalam mempersiapkan diri menuju kehidupan perkawinan.

Dilansir dari Vatican News, buku tersebut bertujuan membantu generasi muda memahami bahwa cinta sejati bukan sekadar perasaan romantis atau ketertarikan sementara, melainkan keputusan untuk mencintai dan tetap setia kepada pasangan sepanjang kehidupan.

Dalam kata pengantarnya, Paus Leo XIV menekankan bahwa setiap manusia memiliki kerinduan mendalam untuk mencintai dan dicintai. Kerinduan tersebut merupakan bagian dari panggilan manusia untuk membangun hubungan yang bermakna dan bertanggung jawab.

Menurut Paus, cinta sejati membutuhkan keberanian untuk memberikan diri kepada orang lain, menerima kekurangan pasangan, serta menghadapi berbagai tantangan kehidupan bersama.

Ia juga mengajak kaum muda untuk tidak takut membangun hubungan yang serius dan berkomitmen, termasuk mempersiapkan diri menuju Sakramen Perkawinan.

Dalam pandangan Gereja Katolik, perkawinan bukan sekadar ikatan antara dua individu, tetapi juga panggilan untuk menghadirkan kasih Allah melalui kehidupan keluarga yang dilandasi iman, kesetiaan, dan pengampunan.

Paus Leo XIV juga mengutip pemikiran Santo Agustinus yang menggambarkan hati manusia selalu merindukan kasih Allah. Menurutnya, kasih Tuhan dapat hadir dalam hubungan manusia dan mengubahnya menjadi cinta yang penuh pelayanan, kemurahan hati, serta pengampunan.

Paus menegaskan bahwa hubungan yang kuat dan menghasilkan kebaikan harus dibangun atas dasar saling percaya. Kesetiaan menjadi unsur penting dalam panggilan hidup berkeluarga maupun kehidupan religius.

Ia juga mengingatkan bahwa cinta manusia tidak selalu sempurna, tetapi dapat terus bertumbuh dalam terang iman. Karena itu, kaum muda diajak untuk memahami cinta sebagai anugerah Tuhan yang harus dipelihara melalui tindakan nyata setiap hari.

Dalam pesannya, Paus merujuk pada ajaran Santo Paulus dalam Surat Pertama kepada Jemaat di Korintus, bab 13, yang menggambarkan kasih sebagai sesuatu yang sabar, murah hati, dan tidak mementingkan diri sendiri.

Paus juga menunjuk pengorbanan Yesus Kristus di kayu salib sebagai teladan tertinggi cinta sejati, yang mengajarkan manusia untuk mencintai sesama tanpa mengutamakan kepentingan pribadi.

Sementara itu, buku YOUCAT: Love Forever menghadirkan kesaksian kaum muda dari lebih dari 30 negara mengenai pengalaman mereka dalam memahami dan menjalani cinta berdasarkan iman Kristiani.

Melalui berbagai kesaksian tersebut, buku ini diharapkan dapat mendampingi generasi muda dalam mempersiapkan komitmen perkawinan yang tidak hanya berlangsung pada hari pernikahan, tetapi dipertahankan sepanjang kehidupan.

Di akhir kata pengantarnya, Paus Leo XIV menyampaikan doa agar Yesus Kristus membimbing hati kaum muda, Roh Kudus memberikan terang dan kekuatan, serta Bunda Maria menjadi teladan dalam menjawab panggilan untuk mencintai dengan penuh keberanian dan kepercayaan.

Buku YOUCAT: Love Forever juga terinspirasi oleh mendiang Paus Fransiskus, yang semasa kepemimpinannya memberikan perhatian terhadap pendampingan kaum muda dan persiapan kehidupan perkawinan dalam Gereja Katolik.

Reporter: Cidalia Fátima

Editor: Armandina Moniz

Publisidade

Leave a Reply

Latest Post

error: Content is protected !!