Ribuan umat hadiri Misa Penghormatan empat Prelatus di Tasi-Tolu

DILI, 10 September 2026 (TATOLI) – Ribuan umat Katolik memadati Esplanada Tasi-Tolu, Dili, Kamis sore, untuk mengikuti Misa Kudus penghormatan terakhir kepada empat prelatus yang telah memberikan kontribusi penting bagi perjalanan Gereja Katolik di Timor-Leste.
Misa yang dimulai sekitar pukul 17.00 waktu Timor-Leste itu dipimpin Uskup Agung Dili, Dom Virgílio Kardinal do Carmo da Silva, bersama Uskup Keuskupan Baucau Dom Leandro Maria Alves dan Uskup Keuskupan Maliana Dom Norberto do Amaral.
Ratusan imam, biarawan dan biarawati turut hadir dalam perayaan Ekaristi tersebut. Perdana Menteri Kay Rala Xanana Gusmão mendapat bagian untuk membacakan bacaan pertama dalam liturgi Misa.
Berdasarkan pengamatan TATOLI, umat mulai berdatangan ke kawasan Tasi-Tolu sejak sekitar pukul 15.00, dua jam sebelum Misa dimulai. Sebagian umat memilih berjalan kaki menuju lokasi agar dapat lebih awal mengambil tempat di bagian depan area perayaan.
Pakaian putih tampak mendominasi kerumunan umat. Pakaian tersebut mengingatkan kembali pada Misa yang dipimpin Paus Fransiskus di tempat yang sama saat kunjungan apostoliknya ke Timor-Leste dua tahun lalu.
Selain pakaian putih, sejumlah umat mengenakan pakaian adat sebagai bentuk penghormatan kepada empat tokoh Gereja. Anggota Pramuka Gereja juga terlihat membantu mengatur umat dan menjaga ketertiban di sekitar lokasi selama berlangsungnya Misa.
Jumlah umat yang hadir kali ini memang lebih sedikit dibandingkan Misa bersama Paus Fransiskus pada 2024. Ketika itu, umat dari berbagai kotamadya datang ke Dili dalam jumlah besar.
Namun, kehadiran ribuan umat pada Misa penghormatan empat prelatus tetap menunjukkan antusiasme masyarakat, terutama umat dari Dili dan wilayah sekitarnya, untuk memberikan penghormatan terakhir.
Misa 10 September memiliki makna tersendiri karena dilaksanakan tepat dua tahun setelah Paus Fransiskus memimpin Misa Kudus di Tasi-Tolu dalam kunjungan bersejarahnya ke Timor-Leste.
Empat prelatus yang mendapat penghormatan tersebut adalah Uskup pertama Keuskupan Dili Dom Jaime Garcia Goulart, Uskup kedua Keuskupan Dili Dom José Joaquim Ribeiro, mantan Administrator Apostolik Keuskupan Dili Monsinyur Martinho da Costa Lopes dan mantan Uskup Dili Dom Alberto Ricardo da Silva.
Tiga jenazah pertama dipulangkan dari Portugal dan tiba di Dili pada 1 September 2026, sementara jenazah Dom Alberto sebelumnya dimakamkan di Pemakaman Maloa–Ailok Laran sebelum dipindahkan untuk mengikuti rangkaian penghormatan bersama.
Misa di Tasi-Tolu menjadi salah satu bagian terakhir dari rangkaian penghormatan sebelum keempat jenazah dibawa menuju Katedral Metropolitan Imaculada Conceição Dili untuk dimakamkan.
Reporter: Cidalia Fátima
Editor : Armandina Moniz

