Tiba di Bali, PM Xanana terima Jenazah Mendiang Tiga Tokoh Gereja

DILI, 30 Agustus 2026 (TATOLI) – Perdana Menteri (PM) Kay Rala Xanana Gusmão secara resmi menerima jenazah mendiang tiga tokoh Gereja Katolik Timor-Leste, yakni Uskup Dom Jaime Garcia Goulart, Uskup Dom José Joaquim Ribeiro dan Monsinyur Martinho da Costa Lopes, di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, Indonesia.
Penerimaan berlangsung pada Sabtu sekitar pukul 19.30 waktu Bali, setelah PM Xanana bersama delegasi Timor-Leste tiba untuk melanjutkan perundingan formal mengenai perbatasan maritim antara Timor-Leste dan Indonesia yang telah memasuki putaran keempat.
Jenazah ketiga tokoh Gereja tersebut dipulangkan dari Portugal menuju Timor-Leste melalui proses yang dilaksanakan Pemerintah Timor-Leste bekerja sama dengan Gereja Katolik.
Berdasarkan Portal Pemerintah yang diakses TATOLI, disebutkan bahwa dalam kesempatan tersebut, PM Xanana menyampaikan apresiasi kepada Bea Cukai Indonesia, khususnya jajaran di Bali, yang telah memberikan izin dan memfasilitasi proses pemulangan jenazah sehingga seluruh prosedur dapat berjalan dengan lancar.
“Saya sangat mengapresiasi pihak Bea Cukai Indonesia, khususnya di Bali, yang dengan semangat kerja sama yang sangat tinggi telah memfasilitasi proses ini dan menyerahkan jenazah kepada Pemerintah Timor-Leste. Atas nama Pemerintah dan rakyat Timor-Leste, saya menyampaikan terima kasih kepada Bea Cukai Indonesia,” kata PM Xanana.
Kepala Pemerintahan mengatakan proses pemulangan jenazah seperti ini bukan hal yang mudah. Namun, berkat kerja sama yang baik antara berbagai pihak, seluruh proses dapat berlangsung dengan lebih mudah dan cepat.
Jenazah ketiga tokoh Gereja tersebut telah dimakamkan selama beberapa dekade di Portugal setelah mereka menjalankan misi pastoral di Timor-Leste pada periode ketika negara ini menghadapi situasi politik dan sosial yang sulit.
Pemulangan jenazah ke Timor-Leste menjadi bentuk penghormatan atas pelayanan, dedikasi dan kontribusi mereka kepada Gereja Katolik, rakyat dan bangsa Timor-Leste.
Sebelum diberangkatkan dari Portugal, Gereja di Évora telah menggelar upacara mengenang dan doa sebagai bentuk penghormatan dan terima kasih atas kehidupan serta misi pastoral ketiga tokoh Gereja tersebut.
Upacara itu sekaligus menjadi kesempatan untuk mengenang kontribusi Gereja Katolik dalam sejarah Timor-Leste, termasuk kesaksian dan pelayanan ketiganya sebagai gembala umat yang hingga kini tetap dikenang oleh Gereja dan masyarakat Timor-Leste.
Setelah prosesi penerimaan di Terminal Kargo Internasional Bandara Ngurah Rai, PM Xanana bersama delegasi melanjutkan perjalanan menuju Rumah Duka Mumbul dengan mengiringi ambulans yang membawa jenazah ketiga tokoh Gereja tersebut.
Di Rumah Duka Mumbul, rangkaian penghormatan dan misa akan dilaksanakan secara bergantian sebelum jenazah ketiganya melanjutkan perjalanan menuju Timor-Leste.
Reporter : Cidalia Fátima
Editor : Armandina Moniz

