Maria Jardim soroti keberhasilan Timor-Leste pimpin keketuaan Pro Tempore CPLP

DILI, 18 Agustus 2026 (TATOLI)— Sekretaris Eksekutif Komunitas Negara-Negara Berbahasa Portugis (CPLP), Maria de Fátima Jardim, menyoroti keberhasilan Timor-Leste dalam memimpin keketuaan Pro Tempore yang dinilainya dinamis, efektif, dan memberikan hasil nyata bagi kerja sama antarnegara anggota CPLP.
“Kami ingin menyampaikan selamat kepada Presiden Republik, dan Pemerintah Timor-Leste atas apa yang telah dicapai sejauh ini dalam masa kepemimpinan kepresidenan Pro Tempore CPLP. “Meskipun bersifat sementara, kami merasa ini adalah kepemimpinan yang dinamis, efektif, dan berorientasi pada hasil, sebagaimana yang kita semua inginkan,” ujar Maria de Fátima Jardim kepada para wartawan usai pertemuan di aula Kementerian Luar Negeri dan Kerja Sama, Dili.
Ia juga menilai bahwa keketuaan Timor-Leste berkontribusi dalam mempererat hubungan persahabatan, kerja sama, dan solidaritas antarnegara anggota. Hal ini juga bertujuan untuk memperkuat CPLP dalam merespons agenda negara-negara anggotanya serta tantangan agenda global.
“Pertemuan ini menandai langkah penting, terutama saat kita mengakhiri siklus baru di sini,” ujarnya, merujuk pada penyusunan siklus perencanaan strategis baru bagi organisasi dengan cakupan hingga tahun 2033.
Menurutnya, CPLP bertekad untuk terus memperkuat diri sebagai komunitas yang “bersatu dalam keberagaman” serta berorientasi pada kemajuan dan kesejahteraan masyarakatnya. Ia juga menyoroti pertumbuhan organisasi tersebut, yang saat ini memiliki Sembilan (9) Negara Anggota dan 35 Negara Asosiasi.
“Kami melihat komunitas kami terus berkembang. Hal ini berarti komunitas kami semakin mantap dalam hal tujuan serta program-program yang menghubungkan setiap orang dengan tujuan utama kami demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat kami,” jelasnya.
Di antara hasil yang dicapai, Maria de Fátima Jardim menyoroti penguatan representasi Negara-negara Anggota di Sekretariat Eksekutif CPLP.
“Kepemimpinan Timor-Leste menjawab tantangan yang sangat penting. Inilah cara kita mendapatkan representasi yang lebih baik,” ujarnya.
Ia juga menyoroti penguatan kohesi antarnegara anggota sebagai hasil lainnya. Ia berpendapat bahwa negara-negara CPLP harus terus menegaskan diri sebagai negara hukum yang demokratis, serta memajukan perdamaian, stabilitas, hak asasi manusia, dan hak-hak dasar.
Tim TATOLI

