Top

WNI nilai Timor-Leste aman dan nyaman sebagai rumah kedua

Kuasa Usaha Ad Interim KBRI Dili, Raden Sakunto Paksi, berbincang dengan suster dan masyarakat WNI disela-sela perayaan peringatan ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (17 Agustus 1945 – 17 Agustus 2026) di KBRI Faról Dili, Senin (17/08). Foto TATOLI/Francisco Sony

DILI, 17 Agustus 2026 (TATOLI) – Sejumlah Warga Negara Indonesia (WNI) yang tinggal di Timor-Leste menilai negara tersebut sebagai tempat yang aman dan nyaman untuk menjalani kehidupan sehari-hari, serta mengapresiasi keramahan masyarakat setempat terhadap komunitas Indonesia.

Hal itu disampaikan sejumlah WNI kepada TATOLI di sela-sela peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Dili, Senin.

Salah seorang WNI asal Sumatera, Alya Alvita, mengatakan dirinya merasa nyaman tinggal di Timor-Leste selama dua tahun ini karena lingkungan yang bersih serta kondisi keamanan yang baik.

WNI asal Sumatera, Alya Alvita. Foto TATOLI/Francisco Sony

“Lingkungannya juga bersih dan berasa aman. Kayak di rumah sendiri, sudah jadi rumah kedua,” kata Alya Alvita.

Pengalaman serupa disampaikan Priska Amelia, WNI asal Jakarta yang telah menetap di Dili selama sekitar 10 tahun. Menurutnya, selama tinggal di Timor-Leste, ia merasa aman dan diterima dengan baik oleh masyarakat setempat.

“Cukup aman sih, sangat aman malah. Diterima dengan baik seperti keluarga besar di Dili. Baik-baik, ramah-ramah, welcome semua,” ujar Priska.

Sementara itu, Kuasa Usaha Ad Interim KBRI Dili, Raden Sakunto Paksi, mengingatkan seluruh WNI yang berada di Timor-Leste untuk menjaga persatuan dan kesatuan, sekaligus terus memelihara hubungan baik dengan masyarakat Timor-Leste.

“Kita di sini adalah tamu di Timor-Leste, jadi jagalah persatuan dan kesatuan, jagalah hubungan baik dengan saudara-saudara kita di Timor-Leste karena Timor-Leste dan Indonesia itu adalah satu saudara, sepupu kita itu, we are cousins,” kata Raden.

Menurutnya, kedekatan Indonesia dan Timor-Leste tidak hanya tercermin melalui hubungan bilateral kedua negara, tetapi juga dalam hubungan persaudaraan masyarakat yang telah terjalin sejak lama.

Kuasa Usaha Ad Interim KBRI Dili, Raden Sakunto Paksi. Foto TATOLI/Francisco Sony

Ia juga menyinggung posisi Timor-Leste dalam keluarga negara-negara Asia Tenggara melalui Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN), yang semakin membuka ruang bagi kedua negara untuk mempererat hubungan dan kerja sama regional.

“Timor-Leste adalah bagian dari persaudaraan Asia Tenggara. Juga saudara dekat Indonesia sejak dulu,” ujarnya.

Raden karena itu mendorong masyarakat Indonesia yang tinggal dan bekerja di Timor-Leste untuk terus berkarya serta memberikan kontribusi positif bagi negara tempat mereka tinggal.

“Sekali lagi pesan saya kepada masyarakat Indonesia di Timor-Leste, tetaplah berkarya, tetaplah memberi nilai positif kepada saudara-saudara kita di Timor-Leste,” katanya.

Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di KBRI Dili diikuti ratusan WNI yang datang dengan mengenakan berbagai pakaian adat Nusantara.

Reporter : Cidalia Fátima

Editor   : Armandina Moniz

Publisidade

Leave a Reply

Latest Post

error: Content is protected !!