Dewan Menteri setujui pembentukan CN-CAT perkuat keamanan digital hingga 2031

DILI, 05 Agustus 2026 (TATOLI) – Pemerintah Timor-Leste memperkuat upaya menjaga keamanan digital nasional melalui Rencana Nasional Terpadu Pencegahan dan Pemberantasan jaringan penipuan keuangan digital (SCAM), kejahatan siber terorganisasi, dan perdagangan orang untuk periode 2026–2031 yang disetujui dengan membentuk Pusat Nasional untuk Koordinasi, Evaluasi, dan Pemberantasan Ancaman Transnasional (CN-CAT).
Rencana pembentukkan CN-CAT (Centro Nacional de Coordenação, Avaliação e Combate às Ameaças Transnacionais) tersebut disetujui Dewan Menteri berdasarkan usulan Menteri Dalam Negeri, Francisco da Costa Guterres, dalam rapat yang berlangsung di Kantor Pemerintah, Dili, Rabu ini.
Dalam keterangannya, pemerintah menyebutkan bahwa rencana nasional ini menjadi strategi terpadu untuk menghadapi ancaman penipuan keuangan digital berbasis platform ilegal, kejahatan siber terorganisasi, dan perdagangan orang yang semakin berkembang serta berpotensi mengancam keamanan nasional, stabilitas ekonomi, kedaulatan digital, integritas sistem keuangan, dan reputasi internasional Timor-Leste.
Melalui kebijakan tersebut, pemerintah akan memperkuat koordinasi antara badan intelijen, aparat keamanan, lembaga penyelidikan kriminal, otoritas keuangan, dan instansi yang bertanggung jawab atas pengawasan perbatasan guna meningkatkan efektivitas penanganan ancaman lintas negara.
Rencana Nasional 2026–2031 memprioritaskan peningkatan kapasitas negara dalam mencegah, mendeteksi, menyelidiki, dan menindak kejahatan siber terorganisasi serta perdagangan orang.
Selain itu, pemerintah juga akan memperkuat perlindungan sistem keuangan nasional dan infrastruktur vital, meningkatkan pengawasan migrasi dan keamanan perbatasan, mengembangkan kemampuan teknis lembaga terkait, serta memperluas kerja sama regional dan internasional.
Sebagai bagian dari implementasi kebijakan tersebut, koordinasi politik dan pengawasan pelaksanaan rencana akan berada di bawah Komisi Keamanan Antarkementerian. Pemerintah juga akan membentuk Pusat Nasional untuk Koordinasi, Evaluasi, dan Pemberantasan Ancaman Transnasional (CN-CAT) melalui dekret pemerintah.
Lembaga ini akan berada langsung di bawah Perdana Menteri, Xanana Gusmão dan berfungsi sebagai mekanisme permanen koordinasi antarinstansi dalam menghadapi ancaman transnasional.
Pelaksanaan rencana nasional akan dilakukan dalam tiga tahap selama periode 2026 hingga 2031. Tahap pertama mencakup pembentukan CN-CAT, penyusunan prosedur operasional, pemetaan kapasitas nasional, serta dimulainya peninjauan terhadap kerangka peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Pada tahap kedua, pemerintah akan memperkuat kapasitas teknis lembaga terkait melalui penerapan sistem teknologi, pelaksanaan operasi terpadu, serta peningkatan kerja sama internasional.
Sementara itu, tahap akhir yang ditargetkan rampung pada 2031 akan difokuskan pada konsolidasi kapasitas nasional, evaluasi hasil pelaksanaan program, serta pembaruan Rencana Nasional guna memastikan respons yang berkelanjutan, terkoordinasi, dan efektif terhadap ancaman kejahatan transnasional.
Reporter : Cidalia Fátima
Editor : Armandina Moniz

