Top

Survei Seismik berhasil, Eni temukan prospek menjanjikan di Laut Timor

DCI_3670

DILI, 02 Juni 2026 (TATOLI) – Otoritas Nasional Perminyakan (ANP) mengungkapkan hasil survei seismik minyak dan gas yang dilakukan perusahaan Eni di wilayah pantai selatan Timor-Leste menunjukkan hasil positif dan membuka peluang besar bagi pengembangan eksplorasi migas di Laut Timor.

Ketua ANP, Gualdino do Carmo da Silva, mengatakan kegiatan pengumpulan data seismik dua dimensi (2D) dan tiga dimensi (3D) yang dilakukan di kawasan dekat proyek Greater Sunrise berjalan sukses dan sesuai rencana operasional.

“Seluruh kegiatan survei berjalan dengan baik dan hasilnya sangat positif. Perusahaan kini bersiap melanjutkan ke tahap pengeboran eksplorasi pada tahun depan,” kata Gualdino kepada wartawan di City8, Dili.

Menurutnya, perusahaan membutuhkan waktu sekitar tujuh bulan untuk melakukan analisis dan interpretasi seluruh data seismik sebelum menentukan lokasi pengeboran eksplorasi.

Ia menjelaskan selama kegiatan survei berlangsung, ANP melakukan pengawasan bersama Orotitas Maritim Nasional (AMN) dan Kementerian Pertanian, Peternakan, Perikanan dan Kehutanan (MAPPF).

Dalam operasi tersebut, tim juga menemukan aktivitas penangkapan ikan ilegal oleh kapal asing yang memasuki area kontrak eksplorasi di Laut Timor.

“Dari sana mendeteksi kapal penangkap ikan ilegal yang masuk ke wilayah kontrak dan juga menemukan dua perangkat Fishing Aggregating Device (FAD) yang dipasang secara ilegal di laut,” ujarnya.

ANP menyebut kegiatan survei seismik dimulai sejak April 2026 melalui mobilisasi kapal survei SWY BLY milik perusahaan Shearwater yang dikontrak Eni untuk melaksanakan pengumpulan data di area kontrak TL-SO-22-23.

Survei tersebut mencakup pengumpulan data seismik 3D seluas sekitar 1.500 kilometer persegi dan survei 2D sepanjang 60 kilometer dengan total waktu operasi sekitar 42 hari.

Blok TL-SO-22-23 berada di bagian selatan Timor-Leste, dekat ladang Greater Sunrise dan Chuditch. Area ini merupakan salah satu dari 18 blok eksplorasi yang ditawarkan Pemerintah Timor-Leste melalui putaran kedua lisensi migas tahun 2019–2022.

Pada 2023, ANP yang mewakili Kementerian Perminyakan dan Sumber Daya Mineral menandatangani Kontrak Bagi Hasil (PSC) dengan Eni Timor 22-23 B.V., anak perusahaan Eni Italia.

ANP menjelaskan tujuan utama survei tersebut adalah memperdalam pemahaman terhadap struktur geologi bawah laut dan mengidentifikasi potensi hidrokarbon di kawasan Laut Timor, termasuk prospek Tithonian Dujong, formasi Echuca dan horizon Permian.

Menurut ANP, data hasil survei akan menjadi dasar penting dalam pengambilan keputusan pengeboran, meningkatkan kepercayaan investor serta mendukung pengembangan sektor energi Timor-Leste secara berkelanjutan.

ANP juga menegaskan operasi ini mencerminkan kerja sama erat antara Pemerintah Timor-Leste, Eni dan mitra industri lainnya untuk memastikan seluruh kegiatan eksplorasi dilaksanakan sesuai standar internasional dengan mengutamakan keselamatan, perlindungan lingkungan dan tata kelola yang transparan.

Reporter : Cidalia Fátima

Editor   : Armandina Moniz

 

 

Publisidade

Leave a Reply

Latest Post

error: Content is protected !!