PM Xanana : Konektivitas kabel bawah laut harus diintegrasikan ke dalam sektor pembangunan

DILI, 28 Juli 2026 (TATOLI)— Perdana Menteri Kay Rala Xanana Gusmão menilai bahwa kehadiran konektivitas kabel bawah laut harus diintegrasikan ke dalam sektor-sektor pembangunan di Timor-Leste, khususnya di bidang ekonomi dan sosial.
Perdana Menteri Kay Rala Xanana Gusmão menyatakan bahwa keberhasilan proyek ini akan diukur berdasarkan kemampuan dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat.
“Cabos de Timor-Leste (CTL, E.P) menyediakan layanan telekomunikasi melalui institusi publik yang bertanggung jawab dan harus memastikan layanan tersebut memberikan manfaat bagi masyarakat kita,” ujar Perdana Menteri Kay Rala Xanana Gusmão dalam pidatonya pada acara peluncuran layanan fibra optik komersial bagi public yang digelar di gedung CTL, E.P., Bebonuk, Selasa ini.
PM Xanana menilai bahwa peningkatan telekomunikasi akan mendukung diversifikasi ekonomi Timor-Leste. Timor-Leste tidak bisa terus-menerus bergantung pada pendapatan perminyakan dan belanja publik.
“Kita perlu mengembangkan sektor produktif, mendorong investasi swasta, dan menciptakan lapangan kerja bagi generasi muda kita,” ujar Kepala Pemerintah.
Beliau juga menyatakan perlunya membantu para siswa dan guru agar mendapatkan akses yang lebih baik terhadap sumber daya pendidikan dan pembelajaran digital.
“Kita harus membantu tenaga kesehatan berkomunikasi dengan dokter spesialis untuk berbagi informasi dan memberikan layanan yang lebih baik bagi masyarakat yang tinggal jauh dari Dili,” ujar PM Xanana.
Selain itu, beliau menyampaikan perlunya memberikan kemudahan akses layanan publik bagi masyarakat Timor-Leste, guna menghemat waktu dan biaya perjalanan menuju lokasi layanan publik tersebut.
“Konektivitas internet juga harus membantu para petani, koperasi, dan perusahaan kecil untuk memperoleh informasi, mendapatkan pelanggan baru, serta berpartisipasi lebih luas dalam perekonomian nasional, regional, dan internasional,” ujarnya.
Hal ini juga akan membantu saudara-saudara yang tinggal di luar negeri untuk tetap menjalin komunikasi dengan keluarga mereka.
Oleh karena itu, Pemerintah berharap infrastruktur ini dapat memberikan layanan dan akses yang lebih baik bagi keluarga, sekolah, klinik kesehatan, perusahaan, dan masyarakat di seluruh Timor-Leste.
Konektivitas kabel bawah laut harus diintegrasikan ke dalam sektor pembangunan nasional untuk bisa mendukung pertumbuhan ekonomi digital, pemerataan akses internet antardesa , dan ketahanan infrastruktur. Integrasi ini mencakup penyediaan energi berkelanjutan, kemudahan izin, dan perlindungan keamanan data.
Untuk diketahui bahwa, Cabos de Timor-Leste, E.P. (CTL) adalah perusahaan milik negara yang didirikan oleh pemerintah Timor-Leste untuk mengelola Sistem Kabel Bawah Laut Selatan Timor-Leste (TLSSC) dan jaringan serat optik darat milik negara. Proyek ini menghubungkan negara dengan Darwin, Australia, sehingga meningkatkan akses internet berkecepatan tinggi.
Tim TATOLI

