Kopi Timor dapat menjadi identitas GEOfood untuk Geopark TL di masa depan

ERMERA, 28 Juli 2026 (TATOLI) – Kopi Timor dapat menjadi identitas GEOfood bagi Geopark Timor-Leste di masa depan serta berkontribusi dalam meningkatkan nilai industri kopi nasional.
Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua Institut Geosains Nasional Timor-Leste (IGTL), Victor de Sousa, saat melakukan kunjungan bersama Presiden Global Geopark Network (GGN), Artur Sá, ke perusahaan Timor Global di pos administratif Railaku, kotamadya Ermera, pada Selasa ini.
Wakil Ketua IGTL, Victor Aleluia de Sousa, mengatakan bahwa tujuan utama kunjungan ini adalah karena geopark tidak hanya terbatas pada warisan geologi, tetapi juga mencakup warisan budaya dan produk tradisional yang menjadi identitas suatu bangsa.
“Kopi merupakan identitas Timor-Leste yang dikenal dunia, sehingga kami datang untuk melihat bagaimana kopi dapat berkontribusi pada inisiatif geopark negara ini. Selain itu, dalam konteks geopark, kopi itu sendiri dapat menjadi identitas ‘GEOfood’ bagi geopark tersebut,” ujar Victor Aleluia de Sousa.
Ia percaya bahwa kopi Timor-Leste akan memberikan dampak yang sangat positif, terutama pada industri kopi di Timor, dan akan membantu industri kopi untuk bertahan lebih baik.
Selama kunjungan tersebut, delegasi juga mengamati proses produksi di Timor Global, termasuk produksi maek (konjac) yang dikembangkan dan diekspor perusahaan ke pasar China.
Sementara itu, Presiden Jaringan Geopark Global, Artur Sá, menjelaskan bahwa kunjungan ke Timor Global bertujuan untuk memahami peran para pengusaha di kawasan tersebut terkait dengan beberapa produk khas dan ikonik Timor-Leste, dan kopi, tentu saja sebagai produk yang diakui secara global karena kualitasnya.
“Kami berkesempatan mengunjungi Timor Global untuk melihat langsung proses serta memahami operasional mereka, khususnya terkait aspek keberlanjutan. Kami meninjau hubungan bisnis dengan masyarakat setempat, cara penerimaan dan penanganan produk, serta prosedur lingkungan yang diterapkan,” ujarnya.
Menurut Artur Sá, kunjungan langsung ke pabrik untuk mengamati kondisi kerja para karyawan sangatlah penting, karena aspek-aspek tersebut merupakan bagian krusial dalam evaluasi Geopark.
Ia menyatakan bahwa untuk membangun geopark yang berkelanjutan, penting untuk memahami bahwa perusahaan dan seluruh masyarakat setempat merupakan bagian tak terpisahkan dari wilayah tersebut. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama yang kuat, yang didasarkan pada rasa saling percaya, saling menghormati, dan saling menguntungkan.
Artur Sá juga menekankan pentingnya program pendidikan dan pelatihan bagi kaum muda serta produsen lokal untuk meningkatkan kesadaran mengenai nilai ekonomi, sosial, dan lingkungan dari kopi. Dengan demikian, mereka dapat meningkatkan produktivitas dan kualitas produk, serta memperoleh pendapatan yang lebih tinggi.
Jadi, melalui upaya peningkatan kapasitas produsen lokal yang bekerja sama dengan para wirausahawan ini, mereka dapat lebih menguasai teknik produksi dan meningkatkan hasil produksinya. Dimana, pada gilirannya, hasil produksi yang lebih besar dan berkualitas lebih baik akan mendatangkan keuntungan finansial yang lebih tinggi, yang kemudian berujung pada taraf hidup yang lebih baik.
Ia menambahkan bahwa pembentukan geopark di wilayah penghasil kopi akan menjadikan produk tersebut sebagai salah satu elemen strategis untuk meningkatkan nilai produk khas Timor-Leste.
Timor Global Lda. adalah perusahaan agroindustri dan perdagangan kopi yang didirikan pada bulan Maret 2005. Perusahaan ini termasuk dalam tiga besar eksportir kopi di Timor-Leste, dengan fokus pada produksi dan pemasaran kopi Arabika organik berkualitas tinggi.
Selain kopi, Timor Global juga memproduksi dan memasarkan kacang-kacangan, kayu manis, kemiri, tepung, rempah-rempah, serta produk pertanian lainnya. Melalui inovasi teknologi dan kemitraan dengan masyarakat setempat, perusahaan berkomitmen untuk meningkatkan produktivitas, memperbaiki kualitas produk pertanian, dan berkontribusi pada pembangunan ekonomi dalam negeri, termasuk ekspansi ke pasar internasional.
Reporter : Arminda Fonseca (Penerjemah : Tim TATOLI)

