iklan

SOSIAL INKLUSIF

DNIK perluas konektivitas digital ke 303 instansi lewat NCP VIII

DNIK perluas konektivitas digital ke 303 instansi lewat NCP VIII

Direktur Nasional Informasi dan Komunikasi, Ambrosio Amaral. Foto Tatoli/Cidalia Fatima

DILI, 30 Desember 2025 (TATOLI)— Direktorat Nasional Informasi dan Komunikasi (DNIK) terus memperluas konektivitas digital nasional melalui pelaksanaan National Connectivity Project fase VIII (NCP VIII) yang menjadi fokus utama pekerjaan DNIK sepanjang tahun 2025.

Direktur Nasional Informasi dan Komunikasi, Ambrosio Amaral, kepada TATOLI menyampaikan bahwa melalui NCP VIII, sebanyak 303 instansi pemerintah dan pusat kesehatan telah berhasil terhubung ke jaringan internet nasional berbasis serat optik.

“Pelaksanaan NCP VIII mencakup penyambungan internet ke seluruh pos administrasi di Timor-Leste, 66 pusat kesehatan, 76 sekolah negeri, serta instansi pemerintah yang sebelumnya belum terjangkau dalam NCP VII,” ujar Ambrosio Amaral usai hadiri pemberkatan tiga fasilitas baru AIPNL Comoro, Senin ini.

Ia menjelaskan, setelah keseluruhan proyek NCP VIII rampung, hampir seribu instansi pemerintah di seluruh wilayah Timor-Leste akan terhubung dan memanfaatkan jaringan National Connectivity Project sebagai tulang punggung konektivitas digital pemerintahan.

Menurutnya, DNIK telah menyelesaikan uji coba terakhir jaringan pada 25 November 2025 di wilayah Bebonuk. Sejak 01 Desember 2025, sekitar 600 instansi pemerintah telah menggunakan layanan internet yang bersumber dari kabel bawah laut.

“Kualitas internet saat ini jauh lebih cepat dan stabil. Kecepatan koneksi juga sangat baik dibandingkan sebelumnya,” katanya.

Selain pengembangan infrastruktur, Ia mengungkapkan bahwa DNIK juga mencatat pendapatan institusi sepanjang tahun 2025 yang berasal dari dua sumber utama, yakni pendaftaran domain dan pemanfaatan kabel serat optik pada menara milik Electricidade de Timor-Leste (EDTL).

“Total pendapatan yang berhasil dikumpulkan tahun ini mencapai sekitar $300 ribu,” ujarnya.

National Connectivity Project merupakan program strategis Pemerintah Timor-Leste yang bertujuan membangun dan memperkuat infrastruktur jaringan internet nasional, khususnya untuk mendukung digitalisasi pemerintahan dan peningkatan layanan publik.

Proyek ini dikelola oleh DNIK di bawah Kementerian Transportasi dan Komunikasi dan dilaksanakan secara bertahap sejak 2008.

Melalui pembangunan backbone jaringan serat optik nasional, pemerintah menargetkan peningkatan kapasitas internet yang signifikan serta pemerataan akses konektivitas hingga ke tingkat kotamadya.

Infrastruktur ini diharapkan dapat mendukung implementasi layanan e-government, sistem administrasi digital, dan berbagai layanan publik berbasis daring di Timor-Leste.

Dengan berlanjutnya pelaksanaan NCP VIII, DNIK menegaskan komitmennya untuk memperkuat fondasi transformasi digital nasional guna mendorong tata kelola pemerintahan yang lebih efisien dan modern.

Reporter : Cidalia Fátima

Editor     : Armandina Moniz

 

 

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!