DILI, 29 September 2025 (TATOLI)– Duta Besar Portugal untuk Timor-Leste, Duarte Fale Costa de Bué Alves, menegaskan komitmen negaranya untuk memperkuat hubungan bilateral dengan Timor-Leste, termasuk di bidang pendidikan, hukum, ekonomi, dan budaya.
Dubes Duarte kepada wartawan usai bertemu Perdana Menteri, Xanana Gusmão di Kantor Pemerintah, Senin ini mengatakan ini merupakan pertemuan awalnya.
“Pertemuan ini awalnya merupakan pertemuan kenegaraan untuk memperkenalkan diri saya sebagai Duta Besar baru Portugal di Timor-Leste. Namun, kami juga berbagi pandangan mengenai hubungan bilateral dan peluang kerja sama di masa mendatang,” kata Dubes Duarte.
Duarte menekankan pentingnya bahasa Portugis sebagai salah satu elemen yang menyatukan negara-negara anggota CPLP (Komunitas Negara-negara Berbahasa Portugis), serta peran laut sebagai faktor strategis yang menghubungkan negara-negara tersebut.
Ia menyatakan minat Portugal untuk mendukung Timor-Leste dalam pengembangan ekonomi biru, sebuah sektor yang menjadi fokus pemerintah Timor-Leste, termasuk dalam hal peluang, tantangan, dan strategi pengelolaan sumber daya laut.
Diplomat asal Portugal itu juga menyoroti pendidikan sebagai bidang kerja sama prioritas antara kedua negara. Portugal akan terus mendukung pembinaan guru, pendidikan siswa, serta penguatan bahasa Portugis di sekolah-sekolah dan perpustakaan di Timor-Leste.
Ia menegaskan pentingnya kehadiran guru-guru Portugal untuk melatih tenaga pengajar lokal, memperluas kapasitas pendidikan di berbagai tingkat, dan meningkatkan kualitas pengajaran bahasa Portugis.
Selain pendidikan, sektor hukum dan keadilan juga menjadi fokus kerja sama. Duarte menyatakan bahwa Portugal memiliki dasar hukum dan pengalaman yang dapat membantu penguatan sistem peradilan dan legislasi di Timor-Leste, apabila menjadi prioritas pemerintah.
Hal ini mencerminkan niat Portugal untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam membangun institusi hukum yang kuat.
Ia juga menyampaikan dukungan Portugal terhadap proses integrasi Timor-Leste ke ASEAN. Ia membandingkan pengalaman Portugal dalam proses integrasi ke Uni Eropa dengan potensi manfaat yang dapat diperoleh Timor-Leste dari keanggotaan ASEAN, terutama dalam hal perdagangan, kemudahan pertukaran barang dan jasa, serta pertumbuhan ekonomi.
“Integrasi regional membuka peluang besar untuk pengembangan ekonomi dan perdagangan, dan Portugal mengikuti proses ini dengan cermat,” ujarnya.
Dalam bidang budaya, Dubes Portugal menekankan peran penting pertukaran sosial dan kegiatan budaya sebagai jembatan yang mempererat hubungan antara masyarakat Timor dan Portugal.
Melalui Centro Cultural Português Jorge Sampaio, Kedutaan Portugal akan menyelenggarakan berbagai kegiatan, termasuk acara musik pada akhir Oktober dan program sastra besar pada tahun 2026 yang menampilkan karya-karya besar sastra Portugis.
Ia enegaskan bahwa pusat budaya ini menjadi tempat dialog dan interaksi antara masyarakat Timor, komunitas internasional, dan masyarakat Portugal.
“Budaya adalah jembatan yang menghubungkan dua masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa kegiatan budaya, pendidikan, dan kerja sama bilateral terus berkembang untuk memperkuat hubungan kami dengan Timor-Leste,” katanya.
Duta Besar Portugal mengakhiri pertemuan dengan menyatakan apresiasi atas sambutan hangat pemerintah Timor-Leste dan berharap dapat bertemu kembali dalam berbagai kesempatan untuk melanjutkan dialog dan kerja sama.
Reporter : Cidalia Fátima
Editor : Armandina Moniz




