DILI, 09 September 2025 (TATOLI) – Pemerintah Timor-Leste meluncurkan Proyek Drainase D4, langkah strategis untuk mengatasi banjir yang kerap melanda pusat kota Dili.
Proyek Drainase D4 diluncurkan langsung oleh Perdana Menteri Kay Rala Xanana Gusmão, didampingi Menteri Pekerjaan Umum Samuel Marçal, pada senin, 08 September 2025. Proyek ini akan membentang dari wilayah Caicoli hingga Pelabuhan Dili, dengan tujuan utama menyalurkan air hujan dan limbah, mencegah banjir, serta melindungi infrastruktur perkotaan.
Drainase D4 juga dirancang untuk menciptakan lingkungan perkotaan yang lebih teratur dan nyaman bagi masyarakat. Proyek rehabilitasi ini akan dikerjakan oleh perusahaan lokal Karya Timor dan dijadwalkan rampung pada Januari 2026.
Menteri Pekerjaan Umum, Samuel Marçal menekankan pentingnya proyek ini bagi pengendalian banjir tahunan di Dili.
“Setiap tahun, ketika banjir melanda, masalah utamanya adalah drainase yang tidak memadai untuk menampung volume air. Studi sebelumnya dilakukan bersama konsultan, tetapi belum pernah terlaksana. Tahun ini, hanya dilakukan sedikit revisi untuk memastikan drainase dapat menampung volume air dari Caicoli, Vila Verde, dan Audian,” jelasnya.
Menteri Samuel menambahkan setiap tahun selalu terjadi banjir karena volume air yang besar dan drainase yang kecil tidak dapat menjamin aliran yang baik sehingga air tersumbat, menggenangi rumah-rumah warga dan jalan.
“Namun, dengan drainase tipe D4, kami yakin dapat mengatasi banjir di Caicoli, Vila Verde, dan Audian. Meskipun belum 100% tuntas, kemungkinan pengendalian banjir dapat mencapai 99%,” ujarnya.
Drainase ini akan dipasang mengarah ke Kementerian Keadilan dan UNTL (Universidade Nacional Timor Lorosa’e). Filter juga akan dipasang di bawah jembatan untuk menyaring air, dari sampah seperti botol dan plastik.
Perdana Menteri, Xanana Gusmão menambahkan bahwa drainase yang ada saat ini berada di wilayah EDTL, dan Komando Jenderal PNTL dan akan dibuatkan drainase dari lampu lalu lintas antara UNTL Liseu serta Kementerian Keadilan.
“Air dari dua drainase ini akan bertemu di depan UNTL dan Kementerian Kehakiman, kemudian mengalir ke pantai melalui pintu masuk utama Pelabuhan Dili. Biasanya tersumbat, namun dengan sistem baru, aliran akan lebih lancar,” ujar PM Xanana.
Proyek drainase D4 dianggap sebagai langkah strategis pemerintah untuk menanggulangi banjir yang selama ini menjadi masalah rutin di pusat kota Dili, sekaligus meningkatkan kualitas hidup warga dan keberlanjutan infrastruktur perkotaan.
Reporter: Cidalia Fátima
Editor: Armandina Moniz




