iklan

KESEHATAN, HEADLINE

Program ber-Wolbachia : Kemenkes – Menzies telah lepas 8.141 nyamuk di Dili

Program ber-Wolbachia : Kemenkes – Menzies telah lepas 8.141 nyamuk di Dili

Foto google

DILI, 21 Agustus 2025 (TATOLI)— Direktur Nasional Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular di Kementerian Kesehatan, Florindo Gonzaga Pinto, mengungkapkan bahwa selama dua minggu, Kementerian Kesehatan bersama Menzies di Timor-Leste, melalui program ber-Wolbachia telah melepaskan 8.151 nyamuk di wilayah berisiko Demam Berdarah Dengue (DBD) di Dili.

“Dari implementasi ini, hampir banyak kapsul obat nyamuk yang telah dilepas  dengan total 8.141. Dari implementasi ini, ditemukan 32 kegagalan, mengingat wilayah-wilayah yang ditolak masyarakat. Dimana, mereka menolak untuk tim Kementerian Kesehatan melepas  nyamuk di area mereka, seperti  rumah, gedung sekolah, dan beberapa gedung kantor, karena mereka menganggap tempat mereka bersih dan tidak membutuhkan nyamuk tersebut,” ujar Direktur Florindo, kepada wartawan di Timor Plaza, Kamis ini.

Ia menjelaskan, untuk 32 nyamuk yang gagal diimplementasikan, itu di  area Lecidere, Colmera, dan beberapa kantor termasuk di area  Bairro-Pite. Karena, mereka menyatakan di tempat mereka tidak ada nyamuk, tetapi Kementerian Kesehatan terus berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai program ber- Wolbachia.

“Namun, pihak Kementerian  telah berupaya mengirimkan surat agar mereka dapat mengambil keputusan,” ujarnya.

Menurutnya, selama ini Kementerian Kesehatan telah melakukan sosialisasi penerapan program ber-Wolbachia di Dili, bahwa ketika mereka melepaskan nyamuk tersebut, nyamuk itu akan kawin dengan nyamuk demam berdarah, sehingga dapat mengurangi kasus demam berdarah di negara ini.

“Selama ini kami melakukan sosialisasi, hasilnya sangat baik, dimulai dari tingkat desa. Pada saat sosialisasi, kami juga melakukan survei untuk mengetahui berapa banyak masyarakat yang menolak dan berapa banyak masyarakat yang ingin menerapkan program  ber-Wolbachia ini. Dalam intervensi ini, kami juga mengedukasi para tokoh masyarakat,” ujarnya.

Berita terkait : Penyebaran nyamuk ber-Wolbachia akan bermanfaat bagi 240 ribu penduduk di Dili

TATOLI

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!