iklan

KESEHATAN, HEADLINE

Penyebaran nyamuk ber-Wolbachia akan bermanfaat bagi 240 ribu penduduk di Dili

Penyebaran nyamuk ber-Wolbachia akan bermanfaat bagi 240 ribu penduduk di Dili

Logo Kementerian Kesehatan. Foto/Kemenkes

DILI, 07 Mei 2025 (TATOLI)Direktur Nasional Pencegahan dan Pengendalian Penyakit di Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Dokter Florindo Pinto Gonzaga, mengatakan bahwa penyebaran nyamuk ber-Wolbachia di Dili akan bermanfaat bagi 240 ribu penduduk di Kotamadya Dili.

Direktur menambahkan, menurut kebijakan, penyebaran nyamuk ber-walbchia yang lebih efektif hanya di perkotaan, dimana banyak masyarakat yang tinggal padat maka dari itu Kemenkes lebih memilih di kota Dili di post Adminitrasi Dom Aleixo, Nain Feto, Cristo Rei dan Vera Cruz.

“Nyamuk ber-Wolbachia akan disebarkan di 24 Desa di Kotamadya Dili, dan ini lebih efektif dibandingkan di kotomadaya lain yang banyak masyarkat yang tinggal berjauhan, namun mengenai penerapaanya kita juga akan berkordinasi dengan Kemenkes, jika hasilnya baik Kemenkes juga akan memberikan pendapat untuk menyebarkan nyamuk tersebut di kotamadya lain,” kata Direktur florindo Pindo pada jumpa persnya di kantor Menzias Dili, Rabu ini.

Direktur Menjelaskan, setelah nyamuk tersebut disebarkan dikotamadya Dili, Kemenkes tetap menjalangkan programnya untuk mengurangi penyakit Deman Berdarah di Timor-Leste, seperti fumigasi, membagikan abati dan lain lain.

“Nyamuk yang disebarkan merupakan nyamuk dari generasi Timor-Leste, dan nyamuk tersebut akan bisa bertahan saat kita melakukan fumigasi, maka dari itu kita merekomendasi bahwa Kemenkes tetap melakukan intervesinya seperti biasa,” ujarnya.

Berita terkait : Telur nyamuk ber-Walbachia dari Australia telah tiba di Timor-Leste

Ditambahkan, saat ini program Wolbachia telah implementasi di 14 negara di dunia termasuk Timor-Leste, dengan melindungi dan bermanfaat bagi 13 juta penduduk di dunia.

Dikesempatan yang sama, Perwakilan dari School of Health Research Menzies, Dokter Nelson Martins, menginformasikan bahwa penyebaran nyamuk ber-Wolbachia akan dilakukan di kotamadya Dili selama bulan Juli hingga November.

“Ini akhir dari persiapan. Kami akan menyebarkan pada bulan Juli ini. Dimana kami akan bekerja sama dengan otoritas lokal dan peralatan teknis Menzies dan Kementerian Kesehatan.” tuturnya.

Nelson menuturkan, salah satu alasan Kemenkes memilih kotamadya Dili untuk menyebarkan nyamuk karena tercatat kasus deman berdarah tinggi di beberapa tahun lalu hingga saat ini paling tinggi di Dili.

Reporter     : Mirandolina Barros Soares

Editor          : Julia Chatarina

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!