PM Xanana ingin AMDAR hadirkan karya musik berkualitas di Timor-Leste

DILI, 06 februari 2025 (TATOLI)—Perdana Menteri, Kay Rala Xanana Gusmão meminta Academia de Música Dom Alberto Ricardo da Silva (AMDAR)” atau Akademi Musik Dom Alberto Ricardo da Silva yang merupakan Akademi Musik pertama di Timor-Leste untuk menghadirkan karya musikal berkualitas di Timor-Leste.
Hal ini ditegaskan oleh Perdana Menteri dalam kegiatan kunjungan ke AMDAR sekaligus menandatangani pelakat gedung AMDAR yang berlokasi di Fatumeta, kamis ini.
“Selamat kepada kalian semua, manfaatkanlah kesempatan ini, agar kalian bisa memiliki kapasitas untuk membuat musik yang indah dan berkualitas meskipun kita baru memulainya dengan penuh kesulitan,” ungkap PM Xanana.
Ia berterima kasih bagi para guru yang telah berupaya keras mendirikan sekolah akademi musik tersebut dan berharap nantinya para pelajar di AMDAR bisa membawa bakat musik ynag dimiliki ke kancah internasional untuk mengharumkan nama bangsa sebab itulah yang diharapkan semua orang.
Direktur Akademi Musik Dom Alberto Ricardo, Pastor Domingos da Costa, mengatakan AMDAR sendiri didirikan atas prakarsa Perdana Menteri Xanana Gusmão, Dom Alberto Ricardo (Almarhum) dan Maestro Simão Barreto, sejak 2002, sampai akhirnya berdiri dengan dana dari Perdana Menteri, melalui Kantor Dukungan Masyarakat Sipil.

“Ketiganya mengemukakan gagasan untuk membuka sekolah musik, janji mereka kini terwujud. Keberadaan Akademi Musik ini penting, karena mengajarkan generasi muda untuk bisa membuat musik, mengetahui lirik lagu dan lain-lain,” ucapnya.
Akademi musik memainkan peran penting dalam mengembangkan bakat musikal anak muda di sebuah negara dan mengembangkan industri musik yang sehat.
Diketahui anggaran yang didukung oleh Perdana Menteri untuk pendirian AMDAR berjumlah $1,7 juta dengan pembangunan berjalan selama tujuh tahun dan diresmikan pada tanggal 6 Desember 2024. Akadami musik tersebut mulai terbuka untuk umum dan tidak ada batasan usia.
“Siapa saja yang ingin belajar musik dasar, berbagai alat musik dapat belajar di akademi ini, tetapi untuk usia anak-anak kita memfokuskan pada mereka yang sudah selesai Sekolah Dasar (Ensino Básico), agar bisa mengenal not balok dan pembelajaran lainnya,” katanya.
Guru Alat Musik Biola, Migalinda Maria mengakui pada awalnya sulit untuk mengajarkan para siswa karena sebagian baru pertama kalinya ingin belajar musik tetapi dengan kegigihan para siswa pembelajaran bisa berjalan dengan baik.
“Jadi, kita mulai mengajar dari yang dasar-dasar dulu, tapi lama-kelamaan mereka juga cepat menangkap materi yang diajarkan dan cepat paham,” tegasnya.
AMDAR mengenakan biaya pendaftaran sebesar $10.00. Dan, membayar $30.00 tiap bulan. Proses belajar musik bisa sampai tiga tahun dan siswa akan menerima sertifikat.
AMDAR saat ini telah memiliki 60 siswa dengan 17 guru musik yang pernah belajar di Filipina, Indonesia, dan Australia.
Reporter : Cidalia Fátima
Editor : Armandina Moniz

