Top

SNIE dan SMTL perkuat kerja sama bidang keamanan dan manajemen migrasi

Badan Intelijen Strategis Nasional (SNIE) dan Badan Migrasi Timor-Leste (SMTL) menandatangani Nota Kesepahaman. Foto Media GPM

DILI, 28 Juli 2026 (TATOLI) – Badan Intelijen Strategis Nasional (SNIE – Servisu Nasionál Intelijénsia Estratéjika) dan Badan Migrasi Timor-Leste (SMTL – Servisu Migrasaun Timor-Leste) menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) untuk memperkuat kerja sama kelembagaan, khususnya di bidang keamanan nasional, pengelolaan migrasi, dan pencegahan ancaman transnasional.

Nota kesepahaman tersebut ditandatangani oleh Direktur Jenderal SNIE, Longuinhos Monteiro, dan Direktur Eksekutif SMTL, Komisaris Polisi Jorge Monteiro, dengan disaksikan langsung oleh  Perdana Menteri, Kay Rala Xanana Gusmão dan Menteri Dalam Negeri, Francisco da Costa Guterres di kantor SNIE, Selasa ini.

Melansir Laman Pemerintah, disebutkan bahwa kesepakatan ini menetapkan kerangka kerja sama formal antara kedua lembaga untuk memfasilitasi koordinasi dan pertukaran informasi, serta mengembangkan mekanisme bersama guna mencegah, menganalisis, dan merespons tantangan terkait keamanan nasional dan kejahatan transnasional.

Perdana Menteri Xanana Gusmão menyatakan bahwa kerja sama antarlembaga negara merupakan elemen penting untuk memastikan respons terpadu terhadap berbagai ancaman saat ini.

“Nota Kesepahaman ini merupakan langkah penting dalam memperkuat kapasitas negara untuk melindungi keamanan nasional, menjamin integritas perbatasan, dan merespons tantangan yang muncul secara lebih efektif,” ujar PM Xanana.

Menurut PM Xanana, keamanan negara modern tidak hanya bergantung pada kemampuan merespons saat ancaman muncul, tetapi juga menuntut kemampuan untuk mengantisipasi, mengidentifikasi risiko, menghasilkan pengetahuan strategis, serta mengoordinasikan lembaga-lembaga yang bertanggung jawab atas perlindungan kepentingan nasional.

Kepala Pemerintah itu mencatat bahwa peningkatan mobilitas manusia di dunia membawa peluang bagi pembangunan, namun juga menciptakan kerentanan yang dapat dimanfaatkan oleh jaringan kejahatan transnasional, perdagangan orang, kejahatan keuangan, penipuan digital, dan kejahatan terorganisir.

Melalui Nota Kesepahaman (MoU) ini, SMTL dan SNIE akan memperkuat mekanisme pertukaran data migrasi dan informasi strategis secara bertanggung jawab, aman, dan sesuai dengan prinsip legalitas.

SMTL memainkan peran penting dalam pengumpulan dan pengelolaan informasi mengenai keluar-masuk, visa, izin tinggal, dan pergerakan migrasi di wilayah nasional. Sementara itu, SNIE akan menganalisis informasi tersebut untuk membantu Negara mengidentifikasi tren, menilai risiko, dan mendukung proses pengambilan keputusan strategis.

PM Xanana juga menegaskan bahwa keamanan perbatasan dan perlindungan kepentingan nasional bukanlah tanggung jawab satu lembaga saja, melainkan tanggung jawab bersama seluruh Negara.

“Pengendalian migrasi, intelijen strategis, keamanan dalam negeri, pengawasan ekonomi, perlindungan digital, dan kerja sama internasional harus berfungsi sebagai bagian terintegrasi dari arsitektur keamanan nasional,” ujar Kepala Pemerintah.

Xanana Gusmão mengimbau lembaga-lembaga yang tergabung dalam Sistem Keamanan Nasional Terpadu (SISN) untuk terus memperkuat budaya kerja sama, saling berbagi informasi secara bertanggung jawab, serta bertindak bersama, karena ancaman saat ini tidak mengenal batas-batas kelembagaan.

Sementara itu, Direktur Jenderal SNIE, Longuinhos Monteiro, menyatakan bahwa Nota Kesepahaman (MoU) ini merupakan tonggak penting dalam memperkuat kapasitas nasional untuk mengantisipasi dan mencegah ancaman, serta memantapkan kerja sama antarlembaga negara.

Di sisi lain, Direktur Eksekutif SMTL, Komisaris Polisi Jorge Monteiro, menegaskan kembali komitmen lembaganya untuk bekerja sama dengan SNIE guna meningkatkan pengelolaan migrasi serta memperkuat mekanisme pengawasan dan keamanan.

Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara SNIE dan SMTL menandai upaya Negara Timor-Leste untuk membangun sistem keamanan yang lebih terkoordinasi, bersifat preventif, dan siap siaga dalam menghadapi tantangan baru di tingkat nasional, regional, maupun internasional.

Tim TATOLI

Publisidade

Leave a Reply

Latest Post

error: Content is protected !!