Top

HUT Satu Dekade : PM Xanana minta TATOLI berinvestasi pada SDM dan tingkatkan jurnalisme investigatif

Perdana Menteri, Kay Rala Xanana Gusmão, meresmikan tampilan baru Portal TATOLI. Foto TATOLI/Antonio Daciparu

DILI, 27 Juli 2026 (TATOLI) – Perdana Menteri, Xanana Gusmão meminta Kantor Berita Timor-Leste TATOLI, I.P, untuk terus berinvestasi dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) , khususnya kepada jurnalis, untuk meningkatkan kualitas informasi dan meningkatkan jurnalisme investigatif.

 

Pesan tersebut disampaikan PM Xanana dalam pidatonya pada acara  peringatan HUT Satu Dekade TATOLI, I.P (HUT ke-10) yang digelar di  gedung Tatoli, Faról, Dili, Senin ini.

 

PM Xanana menyatakan bahwa media memiliki peran yang sangat penting sebagai saluran untuk menyajikan informasi yang kredibel kepada masyarakat.

 

“Sebagai lembaga publik milik negara, harapan bagi TATOLI—termasuk Anda semua, Presiden, serta para anggotanya—adalah agar mempersiapkan diri dan para jurnalis untuk menghasilkan pemberitaan yang berkualitas,” ujar Xanana.

 

Kepala Pemerintah itu menegaskan bahwa jurnalisme tidak boleh sebatas pada penerbitan berita saja, melainkan harus mencakup upaya investigasi, analisis mendalam, dan pencarian kebenaran terkait berbagai peristiwa yang terjadi.

 

Berita Terkait : TATOLI rayakan HUT Satu Dekade : Berkomitmen jadi Kantor Berita modern dan inovatif

 

“Kita tidak menjadi surat kabar yang hanya berisi berita semata. Oleh karena itu, jika Anda ingin memperkenalkan Timor-Leste kepada dunia sebagaimana yang Anda sebutkan, maka informasi dan analisis, investigasi, serta upaya mengungkap kebenaran haruslah disajikan,” ujarnya.

 

Beliau  juga mendorong tim redaksi TATOLI untuk terus menyusun berita mengenai isu-isu penting yang disertai analisis mendalam, serta berkontribusi terhadap pengetahuan publik.

 

“Persiapkan diri Anda—anggaplah ini sebagai pusat pelatihan—dan upayakan untuk terus mempublikasikan informasi setiap hari. Buatlah tulisan editorial yang membahas isu-isu tertentu, serta siapkan materi untuk berbagai topik lainnya, libatkan pula rekan-rekan senior untuk memberikan masukan dan analisis yang berkualitas. Jangan hanya sekadar menyajikan informasi, tetapi cermatilah situasi yang ada dan tampilkan konteks situasi tersebut di web Anda,” sarannya.

 

Ia juga meminta TATOLI untuk memberikan pelatihan jurnalis yang memiliki spesialisasi di bidang ekonomi, politik, dan keamanan, agar dapat melakukan investigasi mendalam dan tidak hanya bergantung pada informasi yang beredar di media sosial.

 

Menurut Xanana, perkembangan teknologi dan media sosial memang membawa manfaat, namun juga menimbulkan risiko besar terkait penyebaran informasi palsu.

 

PM Xanana menyebutkan bahwa Timor-Leste juga disebut dalam laporan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengenai kasus penipuan daring, yang memerlukan investigasi jurnalistik untuk mengungkap fakta-faktanya.

 

Kepala Pemerintah juga mengatakan bahwa demi membangun kredibilitas TATOLI, media ini tidak bisa sekadar mempublikasikan berita seperti media lain—hanya karena media lain sudah memuatnya—melainkan harus tampil beda dengan menyajikan liputan investigasi dan analisis.

 

“Inilah yang saya harapkan di dekade ini. Anda melihat apa yang masih kurang dan hal-hal buruk yang terus meningkat, sehingga masyarakat mencari TATOLI. Bukan sekadar mencari kritik demi kritik, saling berteriak, atau meluapkannya di media sosial. Tetapi,  agar TATOLI menyajikan informasi yang lebih baik, mengingat media memiliki peran penting dalam menyajikan informasi kepada masyarakat agar mereka dapat berpartisipasi lebih baik dalam proses pembangunan negara ini,” katanya.

 

“TATOLI, selamat untuk Anda, bersiaplah menghadapi dekade baru,” ujarnya.

 

Kepala Pemerintah juga meminta media ini untuk terus menjaga sikap imparsial dan kredibilitas dalam menyebarluaskan informasi, serta menganalisis perkembangan di kawasan dan dunia—termasuk ASEAN—agar masyarakat dapat mengikuti dan memahami perubahan yang terjadi.

 

“Kita tidak perlu membandingkan diri kita, karena kita adalah negara baru yang baru berusia 24 tahun,” ujarnya.

 

Perayaan HUT TATOLI satu dekade di gelar di Kantor TATOLI, I.P, Farol Dili, dengan dihadiri Perdana Menteri, Kay Rala Xanana Gusmão, Menteri Perencanaan dan Investasi Strategis, Gastão de Sousa,  Sekretaris Negara untuk Komunikasi Sosial, Expedito Loro Dias Ximenes, Ketua Komisi C Parlemen Nasional, Cedeliza dos Santos, beserta para mitra dan tamu undangan lainnya.

 

Sementara itu, Misa syukur merayakan HUT TATOLI, I.P. ke-10 ( 27 Juli 2016 – 27 Juli 2026),  di adakan di Gereja Motael, Dili.

 

Tim TATOLI

Publisidade

Leave a Reply

Latest Post

error: Content is protected !!