DILI, 29 Juni 2026 (TATOLI)–Sekretaris Negara urusan Seni dan Budaya (SEAK) Timor-Leste, Jorge Soares Cristovão, didampingi Direktur Jenderal SEAK bersama Ketua Otoritas Kotamadya (PAM) Dili, menghadiri Festival Fulan Fehan 2026 yang digelar di kawasan padang sabana Fulan Fehan, Desa Dirun, Kecamatan Lamaknen, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), Indonesia, Sabtu (27/06) kemarin.
Kehadiran delegasi Timor-Leste menjadi bagian dari penguatan hubungan budaya antara Timor-Leste dan Indonesia, khususnya dengan masyarakat Atambua yang selama ini menjadi salah satu pusat interaksi budaya di kawasan perbatasan kedua negara.
Festival Fulan Fehan yang telah memasuki penyelenggaraan keempat itu mengusung tema “Dance for Friendship” atau “Menari untuk Persahabatan”. Kegiatan tersebut menjadi simbol persahabatan dan kerja sama budaya antara masyarakat Timor-Leste dan Indonesia yang terus terjalin melalui berbagai pertukaran seni dan tradisi.

Dalam festival tersebut, Timor-Leste turut ambil bagian dalam berbagai pertunjukan animasi dan atraksi budaya bersama para peserta dari Indonesia.
Acara juga dihadiri oleh Menteri Dalam Negeri Indonesia beserta Wakil Menteri Dalam Negeri, Gubernur Nusa Tenggara Timur, Bupati Belu, serta sejumlah tamu kehormatan dari berbagai daerah dan negara.
Festival yang berlangsung di hamparan padang sabana Fulan Fehan itu menampilkan sekitar 3.000 penari Likurai dan Antama dari tingkat SMP dan SMA. Ribuan penari membentuk berbagai formasi dengan gerakan yang memadukan kekayaan budaya lokal, sehingga memukau para pengunjung dari dalam maupun luar negeri.
Selain pertunjukan seni, keindahan alam Fulan Fehan yang dikenal sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Kabupaten Belu turut menjadi daya tarik utama. Hamparan padang hijau yang membentang luas dipadukan dengan udara pegunungan yang sejuk menghadirkan suasana alami yang memikat ribuan pengunjung.
Penyelenggaraan Festival Fulan Fehan tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya masyarakat Timor, tetapi juga memperkuat hubungan sosial dan budaya masyarakat di wilayah perbatasan Indonesia dan Timor-Leste serta mendorong pengembangan sektor pariwisata di kawasan tersebut.
Melalui partisipasi dalam festival ini, Timor-Leste kembali menunjukkan komitmennya untuk mempererat kerja sama budaya dengan Indonesia sekaligus memperkuat persahabatan antara masyarakat kedua negara melalui seni, tradisi, dan warisan budaya yang memiliki akar sejarah yang sama.
Reporter : Cidalia Fátima
Editor : Cancio Ximenes




