iklan

EKONOMI, INTERNASIONAL

Juli mendatang: Pemilik kebun Tasmania akan rekrut 300 tenaga kerja TL

Juli mendatang: Pemilik kebun Tasmania akan rekrut 300 tenaga kerja TL

Duta Besar Timor-Leste (TL) untuk Australia, Inês Maria de Almeida bersama dengan tenaga kerja TL di perkebunan Tasmania Berries. Foto/Espesial.

DILI, 24 mei 2022 (TATOLI)—Duta Besar Timor-Leste untuk Australia, Inês Maria de Almeida, mangatakan di bulan juli mendatang agensi dan pemilik kebun di Tasmania-Australia akan merekrut tenaga kerja Timor-Leste agar bisa dipekerjakan di Tasmania.

Ia mengatakan, tujuan perekrutan ini agar para tenaga kerja Timor-Leste (TL) bisa mengikuti program Pacific Australia Labour Mobility (PALM) Scheme.

“Pada juli nanti para petani dari Tasmania akan dating dan melakukan perekrutan langsung kepada 300 tenaga kerja Timor-Leste. Mungkin, seteleh melakukan perekrutan, para tenaga kerja TL bisa mulai bekerja di Tasmania pada oktober mendatang,” ungkap Dubes TL untuk Australia, Inês Maria de Almeida, pada Tatoli di kantor Kementerian Luar Negeri dan Kerjasama, Jln. Avenida Portugal, Dili, tersa ne’e.

Ia menjelaskan, program PALM Scheme sendiri adalah gabungan dari program PLS (Pacific Labour Scheme) dan SWP (Seazonal Worker Program) yang bukan hanya fokus pada bidang pertanian tetapi di sektor lain juga antara lain industri, pariwisata dan perhotelan.

Program PALM Scheme akan menyediakan visa kerja bagi para tenaga kerja mulai dari sembilan (9) bulan sampai empat (4) tahun, dan hal ini tergantung pada kinerja tenaga kerja sesuai dengan keinginan agensi.

“Selama Sembilan (9) sampai empat (4) tahun ini, mereka bisa mendapatkan pelatihan seperti konstruksi, hortikultur dan lainnya yang nantinya mereka akan mendapatkan ijasah profesional,” ucapnya.

Diplomat ini juga turut bangga terhadap tenaga kerja Timor-Leste yang menunjukan kinerja yang baik dan disiplin sehinga bisa mendapatkan kepercayaan dari agensi untuk bisa melakukan lagi perekrutan kepada tenaga kerja Timor-Leste setiap tahun.

“Ini bukan karena duta besar tetapi karena para tenaga kerja memiliki etika yang baik dan menunjukan kinerja kerja, perilaku yang baik sehingga para agensi di Australia menginginkan lebih banyak lagi tenaga kerja Timor-Leste kita untuk bekerja di Tasmania,’ jelas Inês Maria de Almeida.

Ia menyebutkan, saat ini ada 1300 tenaga kerja Timor-Leste yang kini aktif bekerja di Australia melalui program SWP dan PLS yang pada saat ini telah bergabung di PALM Scheme.

Reporter   : Cidalia Fátima

Editor      : Cancio Ximenes

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!