iklan

EKONOMI, DILI

Pemerintah atasi dampak ekonomi dengan 13 langkah

Pemerintah atasi dampak ekonomi dengan 13 langkah

Menteri Kabinet Dewan Menteri, Fidelis Manuel Leite Magalhães. Foto Tatoli/ Egas Cristovão

DILI, 26 april 2022 (TATOLI)— Pemerintah melalui Dewan Menteri menyetujui  perubahan pertama atas rancangan Undang-undang (UU) No. 1/2022 tertanggal 3 Januari  tentang Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) tahun 2022 dengan 13 langkah untuk mengatasi dampak ekonomi dalam negeri.

Demikian hal itu diutarakan Menteri Kabinet Dewan Menteri, Fidelis Manuel Leite Magalhães kepada wartawan di kantor Kementerian Keuangan, Aitarak Laran Dili, selasa ini.

Menteri Fidelis mengatakan, proposal rancangan disampaikan Menteri Keuangan, Rui Augusto Gomes dalam rapat Dewan Menteri Luar Biasa hari ini.

“Mempertimbangkan situasi ekonomi internasional dan peningkatan substansial dalam tingkat inflasi. Perlu menerapkan langkah-langkah, agar mengurangi dampak ekonomi dan menyediakan alokasi anggaran yang diperlukan untuk membiayai serangkaian langkah-langkah itu,” kata Menteri Fidelis.

Dikatakan, 13 langkah tersebut yang diambil adalah, menetapkan anggaran ke-13 untuk setiap keluarga (kecuali pegawai negeri), Proyek Uma Kbi’it Laek, beasiswa bagi siswa terbaik untuk pendidikan sekolah dasar dan menengah, Pembentukan Dana bagi para Pejuang Pembebasan Nasional, program pasca tenaga kerja administrasi, Pembangunan Markas Seni Bela Diri dan Seni Ritual, Program pembelajaran jarak jauh (eskola iha uma).

13 langkah lainnya adalah memberikan internet gratis di sekolah, memberikan pekerjaan bagi mahasiswa terbaik, pembentukan Sekretaris Negara Urusan Ketenagakerjaan di Luar Negeri dan Komunitas Timor di Diaspora, Revitalisasi Kopi dan Subsidi Kopi Lakuten, Tunjangan perumahan untuk PNTL dan F-FDTL, Pembayaran selisih remunerasi PNTL, dengan rezim gaji baru.

Dikatakan,  untuk mendanai tindakan langkah-langkah  tersebut, dari alokasi untuk hak seluruh Pemerintah diperkuat, dengan kompensasi dalam peningkatan transfer Dana perminyakan.

Reporter : Mirandolina Barros Soares

Editor      : Armandina Moniz

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!