iklan

DILI, SOSIAL INKLUSIF

Akhiri tugas di TL, Dubes Australia berpamitan  kepada  Presiden Lú Olo

Akhiri tugas di TL, Dubes Australia berpamitan  kepada  Presiden Lú Olo

Duta Besar Australia untuk Timor-Leste (TL), Peter Roberts. Foto Tatoli/Francisco Sony

DILI, 20 desember 2021 (TATOLI)—Duta Besar (Dubes) Australia untuk Timor-Leste (TL), Peter Roberts berpamitan kepada Presiden Republik, Francisco Guterres Lú Olo karena  misi diplomasinya yang dijalankan selama empat tahun di TL sudah berakhir. 

“Hari ini  saya  bertemu  dengan Presiden  Lú Olo untuk berpamitan karena karena tugas saya di TL sudah berakhir dan saya kembali ke Australia  dalam bulan ini,”  kata Dubes Peter Roberts kepada wartawan,  usai bertemu Presiden Lú Olo di Istana Presiden, Bairo Pite, Dili, senin ini.

Dubes Peter  Roberts mengatakan selama empat tahun melakukan misi diplomasi di TL, menjembatani kedua negara membangun kerja sama yang baik dalam berbagai bidang dan kerja sama konkrit yang dilakukan kedua negara dalam masa sulit, seperti mengatasi bersama bencana banjir dan pandemia corona virus. Tetapi, karena tugas sudah berakhir, ia harus kembali ke Australia.

“Tiga tahun lalu, TL dan Australia setuju bekerjasama untuk menjaga perbatasan laut. Saya harap kerja sama antara kedua negara  dapat  diepererat dan dilanjutkan di masa depan,” kata Peter.

Menurutnya,  dalam kerja sama di perbatasan laut, kedua negara dapat menjamin keamanaan dan mengelola sumber daya alam seperti ikan  dan lainnya. Ia berharap kerja sama  ini dipertahankan dengan waktu yang lama.

Berbicara soal kerja sama sektor pribadi, Peter mengatakan  Australia ingin mendatangkan investor dari Australia ke TL. Menurut dia, Presiden Lu Olo sangat senang dengan kerja sama ini,  khususnya dalam situasi Covid-19 dan berharap kerja sama ini dapat dilanjutkan di masa depan.

“Saat ini Australia juga mempunyai program pada perkembangan, dimana mempunyai banyak sektor, seperti pertanian, mendukung program nasional dalam perkembangan pedesaan,  dukung pemerintah dan sektor pribadi. Setiap tahun Australia mengalokasikan dana sekitar $100 juta dolar Australia, untuk program di TL. Program ini tetap dilanjutkan,” tutupnya.

Reporter : Mirandolina Barros Soares

Editor     : Armandina Moniz

iklan
iklan

Leave a Reply

iklan
error: Content is protected !!